
JAKARTA (Lenteratoday) – Kenaikan angka kasus Covid -19 disebabkan karena ada varian baru Omicron yang masuk. Ini dikatakan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
“Varian baru ini sudah teridentifikasi masuk lama, kalau dilihat sebentar lagi tepatnya minggu ketiga di bulan Juli adalah puncaknya,” kata Budi Gunadi usai menghadiri rapat kerja dengan Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) di Surabaya, Kamis (7/7/2022).
Budi mengatakan meski kasusnya naik, tapi Indonesia masih berada di level 1. “Harus diketahui, jika level 1 versi WHO itu (kasus konfirmasinya) 7.800 per hari, kita naiknya 200 ke 2.500 perhari jadi masih masuk level 1,” jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menemukan bahwa varian virus Covid-19 baru, yakni Omicron subvarian BA.4 dan BA.5, menjadi salah satu biang kerok yang membuat kasus infeksi di Indonesia kembali naik.
Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa penyebab kenaikan kasus Covid-19 baru ini bukan karena adanya masyarakat yang liburan atau mudik, melainkan setiap kenaikan kasus terjadi karena adanya varian Covid-19 baru tersebut.
Berbagai sumber | Editor : Endang Pergiwati