PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengatakan 800 juta orang di dunia terancam kelaparan dan kekurangan pangan akut.Saat ini, Jokowi mengatakan lebih dari 300 juta orang di dunia sudah menghadapi kekurangan pangan akut dan kelaparan. Salah satu pemicunya adalah perang Rusia di Ukraina yang terjadi sejak 24 Februari lalu. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengatakan, krisis pangan makin parah karena sebelumnya harga-harga yang tercermin dari Indeks Harga Pangan telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada Maret 2022. Yaitu rata-rata 159,7 poin secara nominal dan naik 34% dari tahun sebelumnya. Alarm tanda bahaya makin nyaring karena krisis energi juga membayangi. Apakah Indonesia siap menghadapinya? Yang pasti Jokowi meminta pasokan dan distribusi dijaga, serta produksi pangan dalam negeri diperkuat. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/08/12082022.pdf
[3d-flip-book id="108239" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/08/12082022.pdf">