Akun Pemuda Asal Madiun Sempat Diretas dan Tak Bisa Dipergunakan Sebelum Akhirnya Ditangkap Polisi

MADIUN (Lenteratoday) - Aplikasi WhatsApp milik Muhammad Agung Hidayatullah, pemuda yang diduga hacker dengan nama Bjorka, sempat diretas dan tidak bisa digunakan tiga hari sebelum akhirnya ditangkap oleh Mabes Polri, Rabu (14/9/2022) malam.
Hal itu dikatakan Zani Dwi Harsanto, pemilik es Thai Tea tempat Agung bekerja. Setelah itu, Agung menjual HP Xiomi Note 10 Pro miliknya dan menggunakan HP baru karena merasa akunnya tidak aman.
“Dia (Agung) cerita sama aku, masuk aplikasi Whatsapp (wa) gak bisa, keluar terus, lalu ia mengirim pesan wa ke aku pakai ponsel saudaranya untuk menghubungi menggunakan nomer saudaranya,” kata Zani, pada Jumat (16/9/2022).
Zani mengaku kaget dengan penangkapan Agung karena sepengetahuan dia, Agung hanya menggunakan ponsel untuk main game dan tidak pernah ganti nomer ponsel.
“Paling hanya main game Mobile Legends, tidak aneh-aneh anaknya,” ungkap Zani.
Dalam kesehariannya, Agung adalah orang baik dan jujur dalam bekerja. Zani berharap agar Agung yang sudah bekerja selama hampir 3 tahun bisa bekerja kembali di tempatnya.
Sementara itu, usai diperiksa di Mabes Polri Jakarta, atas dugaan menjadi hacker dengan nama Bjorka, Muhammad Agung Hidayatullah (21) pemuda asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun dipulangkan pada Jumat (16/9/2022) pagi.
Prihatin (48) Ibu Muhammad Agung Hidayatullah menuturkan, anaknya pulang ke rumah pada 9.30 Wib setelah dijemput oleh bapaknya, Jumanto (54) di kantor Polsek Dagangan.
“Tadi diantar dari Polsek, diantar ke rumah dengan mobil pribadi, ada 2 orang polisi yang mengantar,” kata Prihatin Jumat (16/9/2022).
Reporter : Wiwiet Eko Prasetyo | Editor : Endang Pergiwati