USAI 2 tahun lebih Arab Saudi menutup ‘pintu’ bagi muslim dunia yang ingin beribadah ke Tanah Suci, mulai musim haji tahun ini kondisi kembali normal. Ironisnya, senyum sumringah calon jamaah umrah dari Indonesia harus ditahan bahkan berubah menjadi kecewa. Vaksinasi meningitis yang merupakan salah satu syarat penting keberangkatan stoknya langka. Meski, Konsul Haji KJRI Jeddah bilang yang wajib hanya vaksinasi Covid-19, terbukti calon jamaah umrah asal Surabaya gagal berangkat gegara kehabisan vaksin jenis ini. Menipisnya vaksin meningitis juga terjadi di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang, Sumatra Barat. Diumumkan, ketersediaannyahanya cukup hingga Jumat (30/9) hari ini. Kondisi serupa terjadi di KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta yang malah telah menutup sementara layanan vaksin meningitisnya. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun dinilai lempar tanggung jawab dengan mengatakan kondisi tersebut terjadi karena produsen tidak dapat memenuhi kebutuhan vaksin. Pemerintah baru bisa memastikan ketersediaan 250.000 vaksin Meningitis Meningokokus (MM) pada awal Oktober nanti. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/09/30092022.pdf
[3d-flip-book id="114000" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/09/30092022.pdf">