05 April 2025

Get In Touch

Ancaman Krisis Pangan, Disperindag Jateng Pastikan Stok Beras Aman

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo.

SEMARANG (Lenteratoday) - Presiden Joko Widodo telah mengingatkan mengenai ancaman krisis pangan dan resesi global yang diprediksi akan terjadi pada 2023 mendatang. Menanggapi isu tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah memastikan stok beras tercukupi.

Kepala Disperindag Jateng, Muhammad Arif Sambodo, menyampaikan bahwa stok beras di Jateng masih aman hingga Januari 2023. Pihaknya juga mengaku siap untuk menjaga kestabilan stok.

"Stok beras sekarang aman, saya tahu aman karena sudah komunikasi dengan Bulog. Bahwa paling tidak sampai awal Januari aman ketersediaannya di gudang-gudangnya dan kami akan tetap menjaga kestabilan," katanya saat ditemui di Kantornya Jateng baru-baru ini.

Disamping itu, per bulan Oktober ini, Disperindag Jateng bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota mulai menyelenggarakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) untuk memantau harga pasaran. Selain itu, KPSH juga memonitoring ketersedian beras di Pasar-pasar.

Pemantauan akan dilakukan hingga ke titik-titik yang diduga memiliki harga tertinggi. Harga beras dipastikan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Sejauh ini nampaknya bisa tertahan (stabilitas dan ketersediaan) karena Bulog setiap kali operasi pasar. Memang Bulog sudah ditugasi khusus Kemendag menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan beras," kata Arif.

Lebih lanjut, Arif mengatakan bahwa saat ini Jateng sedang memasuki masa tanam padi yang akan dipanen tiga bulan mendatang. Menurutnya, hal ini dapat mendukung ketersediaan stok beras hingga 2023.

"Karena ini sudah memasuki musim tanam nanti ketersediaan bahan pokok relatif terjaga. Nanti bulan November, Desember pas panen nanti naik lagi harganya, yang jelas tapi masih di bawah HET," tutupnya. (*)

Reporter : Azifa Azzahra | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.