07 April 2025

Get In Touch

Realisasi PBB-P2 Capai 94,87 Persen, Mas Dhito Apresiasi 4 Kecamatan

Mas Dhito didampingi Sekda Adi Suwignyo dengan perwakilan kecamatatan di Kabupaten Kediri dengan capaian PBB-P2 94 persen.
Mas Dhito didampingi Sekda Adi Suwignyo dengan perwakilan kecamatatan di Kabupaten Kediri dengan capaian PBB-P2 94 persen.

BANDUNG (Lenteratoday) - Tak hanya memberikan punishment, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana juga memberi reward kepada perangkat atau wilayah yang berprestasi. Seperti realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Kediri mencapai 94,87 persen di 4 kecamatan, bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini memberikan apresiasi capaian tersebut.

Apresiasi tersebut diberikan kepada Kecamatan Plemahan dan Gurah sebagai rangking 1 dan 2 kecamatan berdasarkan Klaster I dengan pokok ketetapan PBB-P2 diatas Rp 3 Miliar. Kemudian Kecamatan Kunjang dan Ngancar sebagai rangking 1 dan 2 kecamatan Klaster II dengan pokok ketetapan PBB-P2 di bawah Rp 3 miliar.

“Saya ucapan selamat kepada 4 kecamatan terpilih. Penetapan rangking tersebut berdasarkan realisasi sampai 3 Agustus 2022 yang merupakan perpanjangan tanggal jatuh tempo penerimaan realisasi PBB-P2,” terang Mas Dhito.

Menurutnya, capaian realisasi di wilayahnya tersebut masih perlu ditingkatkan menjadi 100 persen hingga akhir tahun. “Untuk mendukung kesuksesan pembayaran PBB-P2 oleh masyarakat, perlu diimbangi dengan peningkatan profesionalisme aparatur pajak,” Katanya pada Kamis (20/10/2022) usai rapat evaluasi PBB-P2 di Bandung.

Pihaknya juga meminta camat di wilayahnya ikut serta mengawasi dan memantau para petugas pajak dalam penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan pembayarannya. Saat ini, lanjutnya, adanya digitalisasi pembayaran pajak sangat berpengaruh pada penerimaan PBB-P2 serta dapat dibayar secara langsung dan real time masuk ke kas daerah.

“Dengan kemajuan digitalisasi tersebut,diharapkan realisasi PBB-P2 dapat meningkat dan tepat waktu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.