
SURABAYA (Lenteratoday) -Tak bisa dipungkiri, Surabaya sebagai kota metropolis memiliki beragam kelompok masyarakat. Salah satunya, kelompok masyarakat dengan kemampuan ekonomi rendah yang kerap dipinggirkan atau dimarginalkan.
Yayasan Matahari Cahaya Matahari (YMCM) menunjukkan keberadaan kelompok masyarakat ini dalam rupa aneka potret kehidupan.
Pameran Foto bertema "Potret Masyarakat Marginal" yang diadakan di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS), pada Senin (13/11/2022) ini, YMCM mengungkapkan sisi - sisi kehidupan masyarakat marginal yang sering dilupakan orang.
"Pameran foto ini sebenarnya bertujuan menunjukkan bahwa di kota ini, ataupun kota lain, ada kelompok masyarakat yang terabaikan, ada aktivitas budaya, yang perlu didokumentasikan dan perlu untuk menjadi perhatian bagi seluruh elemen kota ini," ucap Supriyadi, selaku Ketua YMCM.
Namun bukan pameran foto saja yang dilakukan YMCM. Sehari sebelumnya, YMCM menggelar pelatihan fotografi untuk para pemuda dari wilayah dampingan dalam program-program YMCM.

"Untuk pelatihan fotografi itu kami laksanakan untuk meningkatkan kapasitas building bagi anak anak muda yang didampingi oleh YMCM," tutur Supriyadi atau yang akrab dipanggil Obenk.
"Selain meningkatkan bakat, juga para pemuda itu bisa mempersiapkan dunia kerjanya," tambah Obenk.
Anak muda yang menjadi sasaran peningkatan kapasitas building ini dalam usia sekitar 25 tahun. Menurut Obenk, rentang usia 20-30 tahun adalah usia produktif. Inilah yang menjadi alasan pihaknya memilih para pemuda itu dalam pelatihan fotografi ini.
Pelatihan dan Pameran Fotografi ini dilaksanakan dengan kerjasama dana hibah dari Kemenparekraf dalam program Lensa Kreatif.
Pameran foto akan berlangsung dari tanggal 14 hingga 15 November 2022 (*)
Reporter : Endang Pergiwati|Editor: Arifin BH