Perkebangan COVID-19 Dunia: India Ijinkan Lepas Masker di Pesawat, Kasus Baru di Beijing Melesat

JAKARTA (Lenteratoday)- Perkembangan kasus COVID-19 negara-negara di dunia sangat beragam. Saat India mulai melonggarkan aturannya dan memperbolehkan melepas masker ketika naik pesawat, di Beijing angka kasus baru malah melesat.
Rekor baru untuk kasus virus Corona tercetak di Beijing, ibu kota Cina, dengan data lebih dari 28.000 kasus baru secara nasional. Jumlah ini yang mendekati rekor kasus tertinggi sejak pandemi Corona merajalela.
Seperti dilansir AFP, Selasa (22/11/2022), otoritas kesehatan Cina melaporkan bila tambahan kasus Corona terbanyak ada di Provinsi Guangdong yang melaporkan lebih dari 16.000 kasus baru, dan kota Chongqing di Provinsi Sichuan yang melaporkan lebih dari 6.300 kasus baru.
Jumlah kasus Corona harian juga mengalami lonjakan di Beijing dalam beberapa hari terakhir, yakni bertambah lebih dari dua kali lipat, dari 621 kasus pada Minggu (20/11/2022) menjadi 1.438 kasus pada Selasa (22/11/2022) waktu setempat -- rekor terbaru untuk pandemi Corona di Beijing.
Pembatasan ketat pun kembali diberlakukan di ibu kota Beijing, dengan sekolah-sekolah diliburkan dan kembali ke kelas online, banyak restoran tutup sementara dan para pegawai dipaksa untuk kembali bekerja dari rumah (WFH).
Kematian pertama akibat Corona dalam enam bulan terakhir, atau sejak Mei lalu, dilaporkan pada akhir pekan lalu ketika tiga warga lanjut usia (lansia) di Beijing, yang memiliki penyakit bawaan, meninggal dunia setelah terinfeksi COVID-19.
Sementara Beijing sejauh ini menghindari lockdown Corona sepenuhnya, terdapat sejumlah lockdown singkat terhadap beberapa gedung setempat dan antrean panjang tes PCR karena adanya persyaratan wajib negatif Corona 24 jam untuk masuk ke sebagian besar ruang publik.
Pada akhir pekan, otoritas setempat mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah dan tidak melakukan perjalanan antar distrik. Pada Senin (21/11/2022) waktu setempat, para pelancong yang masuk ke Beijing diwajibkan menjalani lebih banyak tes setelah tiba.
Maskapai Beroperasi 100%
Pemerintah India resmi mencabut aturan wajib masker dalam penerbangan domestik maupun internasional. Adapun keputusan tersebut dibuat usai mempertimbangkan penurunan kasus COVID-19 di India.Awalnya, pemerintah mengizinkan maskapai beroperasi 33 persen dari jadwal penerbangan mereka. Ini secara bertahap ditingkatkan menjadi 100 persen pada Oktober 2021.
Meski tak diwajibkan lagi, Kementerian Penerbangan berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, menyarankan agar penumpang untuk tetap menggunakan masker selama penerbangan."Mengingat ancaman yang ditimbulkan oleh COVID-19, semua penumpang sebaiknya menggunakan masker/penutup wajah. Referensi khusus apa pun untuk tindakan denda/hukuman tidak perlu diumumkan sebagai bagian dari pengumuman dalam penerbangan," ucap Kementerian Penerbangan, dikutip dari Hindu Times.
Kementerian Penerbangan juga mengungkap bahwa referensi khusus untuk tindakan denda/penalti tidak perlu diumumkan sebagai bagian dari pengumuman dalam penerbangan. Artinya, para penumpang tak akan dikenakan sanksi dan denda apabila tak mengenakan masker saat bepergian dalam penerbangan.
Sebelumnya, India telah mewajibkan penggunaan masker sesuai pedoman Mei 2020 untuk menekan penyebaran pandemi COVID-19. India juga telah melarang penerbangan komersial selama dua bulan karena timbulnya pandemi COVID-19, dan penerbangan hanya dilanjutkan mulai 25 Mei 2020 dengan pendekatan bertahap.(*)
Sumber:AFP, Hindu Times | Editor:Widyawati