
JAKARTA,LETRA.ID- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan tarif tiket kereta semi cepat Jakarta-Surabaya sebesar Rp 400 ribu-Rp 450 ribu. Angka ini telah memperhitungkan prediksi nilai investasi kereta semi cepat Jakarta-Surabaya sebesar Rp60 triliun.
"Tetapi ini belum final, ekspektasi kami Rp400 ribu-450ribu. Tetapi kalau nanti investasinya ternyata lebih dari Rp60 triliun, makamungkin harganya akan naik," katanya.
Menhub mengatakan kehadiran kereta semi cepat Jakarta-Surabayaakan menjadi alternatif baru moda transportasi bagi masyarakat. Namun demikian,ia menegaskan kehadiran kereta semi cepat Jakarta-Surabaya tak akan mematikanpangsa pasar pesawat terbang.
Diketahui tarif penerbangan ke Surabaya untuk kelas ekonomidi kisaran Rp600 ribu-Rp700 ribu untuk kelas ekonomi. "Ini kolaborasi, kanada yang senang terbang," tutur Budi Karya.
Ia bilang kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan menghematwaktu perjalanan hingga 3 jam 30 menit dari 9 jam menjadi hanya 5 jam 30 menit.Kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan memiliki kecepatan 160 kilometer (Km)per jam.
Menhub menuturkan pemerintah akan menyediakan 54 perjalanansehari pulang pergi. Pada setiap perjalanannya, kereta semi cepatJakarta-Surabaya mampu menampung 900 penumpang.
Pemerintah menargetkan kereta semi cepat Jakarta-Surabayadapat beroperasi penuh pada 2025 mendatang, dimulai dengan operasional ruteJakarta-Cirebon pada 2024.
Badan Kerja Sama Internasional Jepang (Japan InternationalCooperation Agency/JICA) bersama dengan Badan Pengkajian dan PenerapanTeknologi (BPPT) akan melakukan survei persiapan tahap awal hingga Oktober 2020nanti. Setelah itu, pemerintah akan melakukan pembebasan lahan pada periode2020-2022.
Setelah pembebasan lahan, maka konstruksi pembangunan keretasemi cepat Jakarta-Surabaya ditargetkan bisa mulai pada 2022. Dua tahun setelahkonstruksi awal, yaitu pada 2024 pemerintah menargetkan rute Jakarta-Cirebondapat beroperasi.
Pemerintah sendiri baru menandatangani rumusan kesepakatanatau Summary Record on Java North Line Upgrading Project dengan Jepang terkaitproyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya pada Selasa (24/9).
Penandatangan ini akan ditindaklanjuti dengan survei ataustudi persiapan pembangunan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya. Survei iniditargetkan selesai pada 2020 dan dilanjutkan dengan pembebasan lahan hingga2022. Setelah itu, pemerintah akan memulai tahapan konstruksi pada 2022.(dtc)