04 April 2025

Get In Touch

Pasca Kepung DPRD Jatim, Ribuan Mahasiswa Berangsur Bubarkan Diri

Pasca Kepung DPRD Jatim, Ribuan Mahasiswa Berangsur Bubarkan Diri

SURABAYA,LETRA.ID- Lebih dari 1.000 mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Surabaya mulai memadati area di depan kantor DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Rabu (25/9). Ribuan mahasiswa secara bergelombang terus berdatangan.Dengan memakai jaket almamater masing-masing kampus, rombongan mahasiswa mulai berjalan dari kampus masing-masing dengan dikawal polisi.

Sekitar pukul 15.30 WIB mereka mulai meninggalkan gedungDPRD Jatim kembali ke kampus masing-masing, setelah aspirasi mereka ditanggapiKetua DPRD Jatim sementara Kusnadi. Politikus dari PDI Perjuangan tersebutberjanji akan meneruskan tuntutan mahasiswa ke DPR.

Sebelumnya, dari atas mobil komando, Kusnadi sempat berdebatdengan para mahasiswa. Kusnadi berjanji akan meneruskan tuntutan mahasiswa keJakarta.Namun para mahasiswa mendesak Kusnadi secara pribadi menyatakan sikapmenolak RUU KPK dan RUU bermasalah. Setelah didesak oleh para mahasiswa,Kusnadi spontan melepaskan baju batik merah yang dikenakan dan mengenakan kausoblong. Secara pribadi akhirnya Kusnadi menyatakan sikapnya.

"Atas nama pribadi, saya menolak RUU KPK dan RUUbermasalah lainnya," kata Kusnadi disambut tepuk tangan ribuan mahasiswa.

Dari pantauan, rombongan mahasiswa dengan menggunakan sepedamotor meninggalkan DPRD Jatim. Demo berjalan cukup panas dengan diterabasnya kawatberduri. Kawat tersebut teronggok di jalan.

Meski sebagian besar mahasiswa membubarkan diri, masih adabeberapa mahasiswa yang bertahan dengan melakukan orasi. Sementara itu, JalanIndrapura dibuka kembali setelah lebih dari tiga jam ditutup sebagai dampakdari aksi mahasiswa

Beberapa poster dan bendera serta banner mereka bawa, diantaranya bertulisan 'Foto bareng cucu tidak menyelesaikan masalah', 'Gawe RUUkoyok H-1 Asal-asalan', serta 'DPR masih sehat?'.Mereka juga meneriakkanyel-yel pergerakan."Reformasi, reformasi dikorupsi," teriak paramahasiswa.(dtc)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.