04 April 2025

Get In Touch

Gerakan Pangan Lestari untuk Kendalikan Inflasi, Pemkot Batu Tanam 5.000 Bibit Cabai

Pj Wali Kota Batu , Aries Agung Paewai bersama Forkopimda Kota Batu melakukan penanaman 5.000 bibit cabai di Kampung Wisata Tani, Kelurahan Temas (9/2/2023)
Pj Wali Kota Batu , Aries Agung Paewai bersama Forkopimda Kota Batu melakukan penanaman 5.000 bibit cabai di Kampung Wisata Tani, Kelurahan Temas (9/2/2023)

BATU (Lenteratoday) -Dalam upaya pengendalian inflasi dan mewujudkan pekarangan pangan lestari, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batu, melakukan tanam bibit cabai sebanyak 5.000 bibit, di Kampung Wisata Tani, Kelurahan Temas.

“Ini menjadi gerakan awal untuk mencegah inflasi daerah dengan mendorong terpenuhinya kebutuhan pangan mandiri di masing-masing rumah. Kita mulai galakkan gerakan menanam ini kepada masyarakat. Saya yakin ketika hasilnya bisa dipanen, konsumsi pribadi bisa terpenuhi dan bisa juga dijual ke pasar untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, ditemui usai acara tersebut, Kamis (9/2/2023).

Aries menjelaskan, nantinya tanaman holtikultura juga akan digalakkan untuk memenuhi dan mewujudkan rumah pangan lestari di Kota Batu selain dengan menanam bibit cabai. Harapannya, dengan program tersebut masyarakat dapat memenuhi kebutuhan konsumsinya secara mandiri.

“Jadi ke depan mungkin kami akan memberikan tambahan bibit-bibit lain kepada masyarakat. Sehingga mereka bisa menanam kebutuhan konsumsi. Tanaman yang akan kami bagikan, mungkin seperti sayur-sayuran dan bibit tanaman lain. Bertujuan agar kebutuhan pokok bisa terpenuhi,” terangnya.

Lebih lanjut, Aries juga menginstruksikan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Batu untuk dapat menjadi penggerak utama dan mencontohkan kepada masyarakat untuk menanam kebutuhan pokok di lingkungan RT/RW setempat.

“Jika dilingkungan punya pekarangan yang cukup untuk menanam berbagai tanaman. Contohnya seperti cabai, tomat dan sebagainya, yang bisa menghasilkan untuk konsumsi keluarga dan mungkin juga bisa untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Maka kami harap bisa ditanami,” ujarnya

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu, Heru Yulianto. Pihaknya menambahkan, program tanam cabai ini diharapkan dapat menginisiasi 19 desa di Kota Batu untuk menciptakan pekarangan pangan lestari.

“Penanaman ini merupakan stimulus, semua tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada dukungan dari masyarakat. Apa yang kita lakukan ini menjadi pilot project untuk 19 desa di Kota Batu,” tukas Heru.

Sebagai informasi, sebanyak 5.000 bibit cabai tersebut didistribusikan ke 5 kelurahan di Kota Batu. Diantaranya yakni Kelurahan Temas, Sisir, Songgokerto, Dadaprejo dan Ngaglik. Dimana masing-masing kelurahan mendapatkan 1.000 bibit cabai.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.