04 April 2025

Get In Touch

PWI Jember Gelar Dialog Publik, Ada Solusi soal Potensi Rupiah di Balik Tumpukan Sampah

Acara PWI Dialog mengenai potensi sampah secara ekonomis
Acara PWI Dialog mengenai potensi sampah secara ekonomis

JEMBER (Lenteratoday) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember, menggelar dialog publik, sebagai salah satu rangkaian acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 dan Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke-77, Kamis (9/2/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Wahyawibawagraha Jember tersebut, mengusung tajuk "Ada Rupiah di Balik Tumpukan Sampah", dengan mendatangkan sejumlah Narasumber berkompeten.

Diantaranya, Bupati Jember Hendy Siswanto, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Provinsi Jawa Timur Satib, Akademisi Universitas Jember (UNEJ) Ciplis Gema dan Tri Ratnasari.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh PWI Jember tersebut.

Menurutnya, hal itu harus menjadi agenda berkelanjutan, sebagai wadah penyampaian aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah dan sebaliknya, juga merupakan media untuk mensosialisasikan program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

"Keren sekali dalam peringatan HPN 2023 dan HUT PWI ke-77 ini, kegiatannya dikemas melalui dialog publik, yang temanya juga menarik," ungkapnya.

Terkait upaya pemerintah setempat, untuk menggali potensi rupiah dari tumpukak sampah yang ada di Jember, kata Hendy, pihaknya akan menggandeng lembaga pendidikan.

Setiap murid nantinya akan diminta membawa sampah yang ada di rumah masing-masing ke sekolah, untuk kemudian diberikan pemahaman mengenai pemilahan, serta pengelolaannya.

"Kami edukasi, mulai dari anak-anak dulu. Agar mereka punya kesadaran untuk mengolah sampah, yang nantinya dapat menghasilkan cuan," ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Satib mengatakan, pihaknya saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi tentang Peraturan Daerah (Perda) Sampah, yang salah satunya membahas terkait pengelolaan sampah.

Dirinya mengatakan, sampah di Kabupaten Jember cukup potensial untuk dijadikan rupiah. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) perlu untuk memiliki sebuah sistem yang strategis, dalam pengelolaan sampah (mok*)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.