
KEDIRI (Lenteratoday)-Pemkot Kediri-Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Kota Kediri dalam Angka Tahun 2023 dan Pembinaan Statistik Sektoral, Senin (20/3/2023).
Adenan, Plt Kepala BPS Kota Kediri mengutarakan tujuan kegiatan tersebut untuk menjalin koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Kediri terkait publikasi data sektoral. “Diharapkan data yang disajikan nanti betul-betul sudah menggambarkan kondisi sebenarnya yang dikumpulkan dinas dan tepat waktu,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Adenan juga menyinggung terkait penyelenggaraan Satu Data Kota Kediri Tahun 2023. Adapun tujuan penyelenggaraan Satu Data Kota Kediri untuk menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagi pakaikan antar-instansi pusat serta daerah.
Diharapkan dalam percepatan Satu Data di Kota Kediri dapat menekan ketidakcocokan data yang dimiliki instansi satu dengan lain. “Kalau data itu sudah satu, harapannya memudahkan dari sisi pengambilan kebijakan dan perencanaan, sehingga perencanaan bisa dilakukan evaluasi dengan benar,” kata Adenan.
Dalam penyusunan Kota Kediri dalam Angka Tahun 2023, BPS menargetkan rampung akhir Februari 2023. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada semua perangkat daerah tertib dalam menyampaikan data sektoral OPD serta input data di portal Satu Data Kota Kediri.
“Dalam hal ini OPD sebagai produsen data memegang peran yang sangat penting karena tidak semua data dikumpulkan BPS. Perangkat daerah berperan dalam men-support dan melengkapi data yang dibutuhkan konsumen data,” tandasnya.
Di lain kesempatan, Apip Permana, Kepala Diskominfo Kota Kediri mengemukakan sangat mendukung upaya BPS Kota Kediri dalam penyusunan Kediri dalam Angka 2023 guna mendukung mewujudkan Satu Data Kota Kediri.
Selain itu peran Diskominfo sebagai walidata yakni mempublikasikan data di portal www.satudata.kedirikota.go.id untuk dasar dalam pengambilan kebijakan. Ke depan, akan menyelenggarakan sosialisasi melalui bimbingan teknis kepada operator satu data di lingkungan Pemkot Kediri dalam pengumpulan data serta standarisasi data.
“Semoga di tahun-tahun selanjutnya seluruh kegiatan di perangkat daerah bisa terekam, tidak hanya kegiatan di sekretariat, tapi di bidang dan seksi OPD bisa masuk portal,” tutup Apip. (*)
Reporter: Gatot Sunarko/ editor: widyawati