
KEDIRI (Lenteratoday) -Pemerintah Kota Kediri memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada dan Walikota Abu Bakar, di Jakarta, Selasa (14/3/2023).
UHC tercapai apabila kepesertaan lebih dari 95 persen dari jumlah penduduk dan yang telah mendaftarkan melalui segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah (Pemda). Sementara penduduk Kota Kediri sendiri 293.287 jiwa, sebanyak 289.501 atau 98,71 persen telah terdaftar di Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Alhamdulillah hari ini Pemkot Kediri mendapat penghargaan UHC. Mendapatkan penghargaan karena sejak 2022 kami sudah UHC. Saat ini sudah 98,71 persen warga Kota Kediri ter-cover UHC BPJS Kesehatan," ujarnya.
Walikota Abdullah Abu Bakar mengajak semua pihak bersama-sama meningkatkan capaian UHC. Diharapkan 100 persen warga Kota Kediri terdaftar JKN. Sehingga kesehatan masyarakat Kota Kediri sudah terjamin semua.
Abu Bakar berpesan kepada seluruh pemangku kesehatan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Apabila layanan kesehatan kian baik maka masyarakat akan puas dan tidak enggan memeriksakan diri di fasilitas kesehatan. Ke depan, diharapkan masyarakat ke fasilitas kesehatan tak hanya berobat namun bisa periksakan diri deteksi dini.
"Sesuai amanah Bapak Wakil Presiden bahwa seiring dengan meningkatnya capaian UHC maka layanan di fasilitas kesehatan juga harus ditingkatkan. Mudah-mudahan kita terus bisa tingkatkan kebijakan di bidang kesehatan," pesannya.
Dalam acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma'ruf Amin, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH