
PALANGKA RAYA (Lenteratoday)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat koordinasi dan silaturahim terkait antisipasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di wilayah Kalteng. Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K. Yunianto menilai hal ini menjadi bukti keseriusan penanganan kebakaran hutan.
"Dengan digelarnya rapat koordinasi dan silaturahim para pemangku kebijakan tingkat kabupaten dan kota di wilayah Kalteng, ini menjadi bukti keseriusan Pemprov mengantisipasi masalah Karhutla," papar Sigit, saat hadir dalam kegiatan yang digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng tersebut, Jumat (17/3/2023).
Legislator yang menjabat sebagai Sekretaris DPD PDIP Provinsi Kalteng ini menuturkan salah satu topik pembahasan yang tidak kalah penting dalam kegiatan tersebut, yaitu upaya penanganan karthutla di tahun 2023. Salah satunya dengan melibatkan Forkopimda dan semua pihak untuk lebih waspada terhadap keberadaan hotspot dan lokasi rawan karhutla.
"Dengan adanya antisipasi maka sebelum ada kejadian, sudah ada tindakan yang dilakukan lebih dahulu," ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sejauh ini Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi El Nino dan kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung pada bulan Juni - Juli mendatang.
Selebihnya ia menambahkan, dengan adanya informasi dari pihak BMKG yang menunjukkan tanda-tanda akan terjadinya kemarau, maka hal ini bisa dijadikan acuan untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana alam karhutla maupun bencana lainnya.
"Harapannya melalui kegiatan ini, bisa dijadikan bahan evaluasi bagi masing-masing kabupaten/kota dalam merencanakan antisipasi," pungkasnya.
Rapat Koordinasi dan Silaturahmi tersebut, selain dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), juga diikuti oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).(ADV)
Reporter : Novita/Editor: widyawati