
SURABAYA (Lenteratoday)-Model-model TW Modeling Disabilitas tampil memperagakan karya-karya dari perancang busana Etnura, di pembukaan Ethnic Nusantara Fashion Festival, Ballroom Shangri-La Hotel Surabaya, Sabtu (18/3/2023).
"Wah mereka sungguh apik, they steal the show (mencuri perhatian -red)," ujar Dini, salah satu tamu undangan yang hadir.
"Kami bertekad untuk mengangkat etnik nusantara, yang berupa batik, tenun, ke kancah internasional" terang Shanti Oktavia Utami selaku Ketua Panitia, "Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memajukan wastra nusantara" paparnya lagi
"Kami berterimakasih untuk kesempatan yang diberikan Etnura, ini sungguh penghargaan yang luar biasa" ujar Iryl, pelatih TW Modeling Disabilitas, yang juga merupakan Pengajar SLB di Surabaya.

Sebanyak, 10 model yang kesemua merupakan penyandang disabilitas, dengan beragam kebutuhan khusus, ini tampil luwes dalam karya busana yang mengeksplorasi keindahan batik pesisiran Jawa Timur
Ethnic Nusantara Fashion Festival yang diselenggarakan dalam gelaran hari jadi yang ke-3 Etnura ini, mengangkat tema Colorful & Beautiful Style with Batik Pesisiran, yang diikuti oleh 40 perancang busana dari seluruh Indonesia (*)
Reporter: hardi/ Editor: widyawati