05 April 2025

Get In Touch

Syak Wasangka Belanja Gas Air Mata (Koran Senin,10/7/2023)

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/07/10072023.pdf">

TEMUAN yang terungkap dari hasil penelitian Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Trend Asia memicu syak wasangka terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ada dugaan kelebihan bayar oleh Polri terkait pembelian Pepper Projectile Launcher untuk gas air mata sebesar Rp 48 miliar. Tak hanya itu, tim juga menemukan dua perusahaan yang diduga 'arisan' tender pengadaan gas air mata tersebut. Dua perusahaan itu adalah PT WSP dan PT DSGP. Dugaan lain ada kesengajaan dibuat perusahaan boneka untuk mengikuti lelang tersebut. Data menyebut, sejak 2013 hingga 2022, terjadi peningkatan pembelian pelontar maupun amunisi gas air mata oleh Polri. Nilai kontrak pengadaan gas air mata dan pelontar pada 2017 mencapai Rp 557 miliar. Padahal di tahun-tahun sebelumnya, angkanya bahkan tidak sampai menyentuh Rp 100 miliar. Setelah tahun 2017, angka kontrak pengadaan rata-rata di atas Rp 100 miliar. ICW juga menarik data bila sepanjang 2015 hingga 2022, ada 144 peristiwa penembakan gas air mata oleh kepolisian. Paling banyak terjadi pada 2019. Pertanda apa? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/07/10072023.pdf

[3d-flip-book id="145715" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera Today.
Lentera Today.