Baru Magang 6 Hari, Sepeda Motor Mahasiswa Raib di Wilayah Perkantoran MBO Kota Malang

MALANG (Lenteratoday) - Pencurian kendaran bermotor masih terus terjadi. Kali ini, motor milik mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB), MR (21), yang baru menjalani magang selama 6 hari, di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang, raib digondol maling.
Menurut MR, dia baru menyadari bahwa kendaraannya telah hilang pada hari Senin (10/7/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu motornya diparkir di wilayah perkantoran Mini Block Office (MBO), Jalan Majapahit, Kecamatan Kiduldalem, Kota Malang, tepatnya di sebelah sisi timur.
"Saat itu saya baru sadar setelah pulang dari magang, terus saya cari-cari di sekitar sini kok gak ada. Saya mikirnya mungkin dipindahin, terus saya cari-cari ke parkiran yang di sebelah lain juga tetap gak ada, akhirnya dibantu buat ngecek CCTV," ujar MR saat dikonfirmasi awak media, Jumat (14/7/2023).
Lebih lanjut, MR membenarkan bahwa saat terjadi kehilangan, sepeda motor Vario, warna biru hitam tahun 2011 tersebut dalam kondisi tidak terkunci stir. MR juga menambahkan bahwa di hari-hari sebelumnya, ia sering memarkirkan sepeda motornya di sebelah selatan area MBO sebelum akhirnya berpindah di sisi timur MBO.
"Jadi di hari pertama sampai hari ketiga magang, itu saya parkir di dekat gerbang masuk (parkir berbayar) terus dibilangin sama orang sana, buat parkir di dalam saja soalnya gak bayar, jadi biar hemat juga. Nah di sini memang kebiasaan saya juga memang gak dikunci stang (stir) motornya, saya pikir juga ada CCTVnya, terus juga di wilayah nya dekat Kantor Satpol PP kan," ungkap MR.
MR memperkirakan kerugian materi akibat kejadian ini mencapai sekitar Rp 9 hingga Rp 10 juta. Meskipun mengaku ikhlas dan pasrah akan kejadian yang menimpanya ini, MR berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku aksi pencurian tersebut.
"Waktu itu juga saya langsung laporkan ke Polresta. Tapi sampai sekarang belum ada kelanjutan informasi dari Polresta, belum dikabarin. Kalau responnya orang tua sih disuruh ngiklasin juga, gak apa-apa. Tapi saya juga masih nunggu hasil dari kepolisian," tutupnya.
Sementara itu, menurut MR, BKAD Kota Malang, yang merupakan tempat MR menjalani magang, sampai saat ini juga masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Dalam hal ini, MR memberikan pesan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk memperketat langkah-langkah keamanan di wilayah perkantoran, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (*)
Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi