06 April 2025

Get In Touch

Irjen Krishna Murti Sebut Harun Masiku Ada di Indonesia

Irjen Krishna Murti Sebut Harun Masiku Ada di Indonesia

JAKARTA (Lenteratoday)-Kadiv Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, Irjen Krishna Murti, menyebut, buronan legendaris KPK, Harun Masiku, diduga berada di Indonesia. Hal itu diungkapkan Krishna Murti berdasarkan data perlintasan Harun Masiku yang mereka temukan.

"Ada data perlintasan yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan ada di dalam negeri," kata Krishna Murti usai bertemu Pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Senin (7/8/2023).

Krishna Murti tak menyebut spesifik kapan perlintasan itu terjadi. Ia hanya mengatakan, bahwa Harun Masiku pernah keluar negeri sebentar lalu kembali lagi ke Indonesia."Jadi setelah dia keluar, dia balik lagi ke dalam. Jadi sepertinya dia bersembunyi di dalam, tidak sepert rumor," ungkap Krishna.

Rumor yang dimaksud Krishna adalah yang menyebutkan bahwa Harun Masiku ada di luar negeri, seperti menjadi marbut (pengurus masjid) di Malaysia, dan ada yang menyebut dia Kamboja.

Meski begitu, tambah Krishna, pihaknya tetap tidak akan menghentikan pencarian Harun Masiku di luar negeri."Kita juga tidak menghentikan pencarian yang bersangkutan di luar negeri," ungkapnya.

Temuan perlintasan Harun Masiku tersebut yang kemudian dilaporkan dan dikomunikasikan ke pimpinan KPK."Bukan keluar-masuk, pernah keluar dan langsung kembali. Bukan keluar masuk … Dugaan kami berdasarkan data perlintasan seperti itu [bersembunyi dalam negeri]," imbuhnya.

KPK Lakukan Pencarian Aktif

Mengenai hal itu plt juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan,"Itu informasi penting yang akan kita dalami. Jadi pertemuan ini tidak berhenti, ke depan secara teknis akan kita tindak lanjuti melalui Kedeputian Penindakan dan Kedeputian Informasi dan Data, untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Polri melalui Divisi Hubungan Internasional," katanya.

Ali mengatakan, KPK terus melakukan pengejaran terhadap semua buronan, termasuk Harun Masiku, dibantu oleh Hubinter Polri. Upaya ini, kata Ali, untuk memperkuat kembali pencarian-pencarian untuk menyelesaikan perkara Harun Masiku.

"Teknisnya tidak bisa kami sampaikan ke teman-teman. Secara teknis tidak akan kita sampaikan karena itu persoalan teknis," jelas Ali."Pencarian secara aktif pasti kami lakukan," pungkas Ali.

Harun Masiku adalah buronan legendaris. Sudah lebih dari 3 tahun sejak ditetapkan tersangka, eks caleg PDIP itu belum berhasil ditangkap KPK.

Dalam perkaranya, Harun Masiku diduga menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta.

Suap diberikan agar Wahyu mengupayakan Harun Masiku sebagai anggota DPR F-PDIP menggantikan Riezky Aprilia melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).(*)

Reporter:dya,rls /Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.