06 April 2025

Get In Touch

Operasi Zebra di Depan Grahadi, Polisi Amankan Puluhan Kendaraan dan 9 Pengendara Mabuk

AKBP Arif Fazlurrjahman Kasat Lantas Polrestabes Surabaya waktu memberi imbauan kepada pengendara motor yang melanggar, Minggu (10/9/2023). Foto: Istimewa.
AKBP Arif Fazlurrjahman Kasat Lantas Polrestabes Surabaya waktu memberi imbauan kepada pengendara motor yang melanggar, Minggu (10/9/2023). Foto: Istimewa.

SURABAYA (Lenteratoday) - Polrestabes Surabaya menggelar operasi Zebra di depan Gedung Negara Grahadi, Minggu (10/9/2023) dini hari. Hasilnya, polisi mengamankan 25 sepeda motor tanpa surat-surat dan juga 9 orang yang mabuk.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman, mengatakan setidaknya ada tujuh pelanggar lalu lintas yang menjadi sasaran operasi tersebut. Salah satunya adalah pengendara mabuk. Maka, Jalan Gubernur Suryo yang berada di depan Gedung Negara Grahadi ini dinilai tepat karena dekat dengan W Superclub, Vertique dan Diskotik Ibiza.

“Kami melakukan tilang ETLE lewat aplikasi di handphone juga teguran bagi pelanggar. Pengendara yang ketahuan mabuk tidak boleh melanjutkan perjalanan terlebih dahulu,” ujar Arif di depan awak media.

Untuk mendeteksi pengendara mabuk akibat minuman keras atau tidak, maka polisi melakukan tes kadar alkohol. Dari tes tersebut diketahui ada 9 orang terindikasi mabuk. Untuk itu, polisi meminta mereka agar beristirahat serta memanggil keluarganya untuk menjemput. Sasaran pada pengedara mabuk ini karena banyaknya pengendara mabuk yang terlibat kecelakaan di Surabaya. “Salah satu atensi kami memang pengendara mabuk yang kerap terlibat laka,” imbuh Arif.

Dalam giat operasi ini, petugas Satlantas Polrestabes Surabaya mengamankan dua pemuda asal Tenggumung dan Tanamera yang membawa narkoba. Kedua pemuda itu juga sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Selain itu, petugas juga mengamankan dua botol miras jenis arak yang disimpan di dalam jok motor. “Untuk yang dua orang bawa narkoba itu nanti diserahkan ke Satres Narkoba,” imbuh Arif.

Kepada masyarakat Surabaya, Arif Fazlurrahman mengimbau agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas agar situasi di jalan kondusif. Selain itu, ia meminta agar para orang tua mengawasi anak-anaknya agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum waktunya. “Tadi juga kami amankan anak dibawah umur yang mengendarai sepeda motor bertiga. Jadi kami himbau agar orang tua juga turut mengawasi,” tutup Arif. (*)

Sumber : beritajatim | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.