AKHIRNYA si ‘Partai Biru’ menetapkan pilihan koalisinya. Demokrat menyatakan mendukung bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang. Putusan itu diambil usai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan jajaran elite Demokrat mendatangi kediaman Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (17/9/2023). Sementara, deklarasi secara resmi pun akan dilakukan pekan ini. Langkah inipun bak bertukar tempat dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Diketahui PKB yang pilih ‘bercerai’ dengan Prabowo usai sang Ketua Umum, Muhaimin Iskandar dipilih menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Anies Baswedan, Capres Koalisi Perubahan. Tanda tanya besar pun muncul, apakah Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan disodorkan mendampingi Prabowo? Meski belum ada jawaban pasti, peluang itu tentu ada. Bahkan jika AHY-Prabowo maju bersama dan tidak mendapat dukungan partai lain, maka kedua tokoh sudah mengantongi dukungan 132 kursi atau sama dengan 22,96 persen. Jumlah itu sudah lebih dari cukup untuk memenuhi syarat minimal ambang batas presidensial atau presidential threshold. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/09/18092023.pdf
[3d-flip-book id="153399" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/09/18092023.pdf">