05 April 2025

Get In Touch

Harga Beras Makin Ugal-ugalan (Koran Selasa,19/9/2023)

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/09/19092023.pdf">

OMBUDSMAN RI memberikan sejumlah catatan terhadap upaya pemerintah meredam harga beras. Salah satunya terkait operasi pasar ke Pasar Induk Cipinang yang dinilai telat alias terlambat dan janggal. Sebab memunculkan pertanyaan, kenapa Cipinang? Harusnya langsung ke warga. Selanjutnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) diminta untuk mencabut sementara kebijakan harga eceran tertinggi (HET) beras. Diketahui HET tak dipatuhi oleh pasar. Tujuannya, agar penyediaan pasokan beras di pasar optimal. Apalagi saat ini, cadangan beras pemerintah provinsi (CBPP) di 3 wilayah yaitu DKI Jakarta, Maluku Utara dan Gorontalo kosong. Harga beras pun makin ugal-ugalan. Pada Senin (18/9/2023), harga beras terpantau masih melanjutkan kenaikan. Bahkan, cetak rekor baru hingga nyaris ke Rp13.000 per kg, untuk jenis beras medium. Panel Harga Badan Pangan (data 12.35 WIB) mencatat, harga beras medium pecah rekor ke Rp12.960 per kg, naik Rp60 dari sehari sebelumnya. Harga ini melandai tipis setelah sesaat sebelumnya sempat dilaporkan mencapai Rp12.970 per kg.Sedangkan harga beras premium naik Rp60 ke Rp14.590 per kg. Sesaat sebelumnya sempat dilaporkan mencapai Rp14.600 per kg. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/09/19092023.pdf

[3d-flip-book id="153511" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera Today.
Lentera Today.