
MIAMI (Lenteratoday) -Sejumlah agen-agen Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) tertangkap kamera mencuri barang-barang dari tas penumpang saat melewati pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Miami.
Bukannya menjaga keamanan dan kenyamanan, mereka malah mengutil barang dari bagasi penumpang.
Sebuah video pengawasan yang dirilis oleh Kantor Kejaksaan Negara Bagian Florida belum lama ini menunjukkan aksi petugas pemeriksa keamanan membuka ritsleting tas dan malah mengantongi barang-barang milik penumpang sebelum mengirimkannya melalui CT scanner.
Sebagaimana diberitakan Independent pada Senin (18/9/2023), para pelaku, yakni tiga agen TSA bernama Labarrius Williams (33), Josue Gonzalez (20), dan Elizabeth Fuster (22) telah ditangkap pada Juli lalu.
Namun, CBS News melaporkan, tuduhan terhadap Fuster diyakini telah dibatalkan dan dia sudah dibebaskan.
Dalam video pengawasan dari tanggal 29 Juli, terdapat rekaman berdurasi hampir 20 menit yang konon menunjukkan Williams dan Gonzales mencuri barang-barang dari tas.
Dalam sebuah video, seorang agen tampak membuka saku kecil di bagian depan tas di ban berjalan.
Dia lalu mengeluarkan sebuah dompet. Dompet itu kemudian dibiarkan terus berada di sekitar tas. Ketika tas sudah mendekati alat CT scanner, agen tersebut barulah terlihat mengambil dompet dan memasukkannya ke dalam saku celana.
Menurut laporan penangkapan, Direktur Keamanan Federal Bandara Internasional Miami menghubungi Kepolisian Miami-Dade tentang pencurian yang sedang berlangsung di pos pemeriksaan keamanan di Concourse E.
"Saya rasa mereka sangat berani karena tidakkah mereka sadar bahwa mereka sedang disorot kamera?" ujar seorang penumpang bernama David Caban kepada CBS News.
"Ini adalah tempat yang sangat diawasi. Apa yang mereka pikirkan?" tambahnya.
Menurut laporan polisi yang diperoleh CBS, agen TSA itu dituduh telah mengambil uang sebesar 600 dollar AS dari dompet seorang penumpang saat sedang dalam proses pemeriksaan.
Laporan tersebut mengatakan, petugas mengalihkan perhatian penumpang saat sedang diperiksa untuk mencuri uang dari barang bawaan mereka.
Dalam sebuah pernyataan tentang pencurian di bandara kepada CBS, TSA menyatakan, "TSA telah membebastugaskan para petugas dari tugas pemeriksaan sambil menunggu selesainya investigasi dan tindakan administratif".
"TAS menuntut Petugas Keamanan Transportasi (TSO) dengan standar profesional dan etika tertinggi dan tidak mentolerir pelanggaran di tempat kerja. Kami secara aktif dan agresif menyelidiki tuduhan pelanggaran ini dan menyampaikan temuan kami kepada Departemen Kepolisian Miami Dade, dan bekerja sama dengan mereka. Setiap karyawan yang gagal memenuhi standar etika dasar kami akan dimintai pertanggungjawaban," lanjut pernyataan tersebut.
Ketiganya dikenai tuduhan skema terorganisir untuk pencurian, namun tuduhan terhadap Fulster kemudian dibatalkan (*)
Editor: Arifin BH