EKONOMI dunia tahun depan diramalkan berjalan lamban bahkan cenderung suram. Namun Indonesia diperkirakan bisa sedikit tersenyum, karena gelaran Pemilu diprediksi akan menggerakkan sedikit dana Rp 100 triliun berputar. Hal itu terungkap dari perhitungan Institute for Development of Economics and Finance atau Indef. Uang tersebut menggerakkan roda perekonomian rakyat mulai dari logistik, transportasi, akomodasi, belanja makanan dan minuman serta sektor perhotelan. Sementara, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akan banyak kecipratan uang di tahun politik nanti. Sebab, kelompok usaha ini banyak melayani pesanan keperluan kampanye untuk pemilu seperti percetakan kaos, kalender hingga atribut lainnya. Debat Capres-Cawapres pun diharapkan berjalan kondusif. Sebab, saat ini para investor masih wait and see mempertimbangkan investasi yang merupakan keputusan jangka panjang. Namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi RI tahun depan diprediksi tak capai 5% akibat peliknya tantangan. Daya beli hingga kondisi global bisa menjadi penjegal. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/12/07122023.pdf
[3d-flip-book id="162097" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/12/07122023.pdf">