
New York-Angka kematian karena virus corona di Amerika Serikat (AS) masih terus bertambah setiap harinya. Bahkan kini, angkanya sudah melampaui jumlah warga AS yang tewas dalam Perang Dunia I.
Diberitakan AFP, angka terbaru dirilis oleh Johns Hopkins University pada Selasa siang waktu setempat (16/6). Dalam 24 jam terakhir terdapat 740 kematian karena corona di AS, menjadikannya total 116.854 orang meninggal dunia hingga saat ini.
Jumlah ini telah melampaui warga AS yang terbunuh dalam Perang Dunia I pada 1914-1918. Menurut data International Encyclopedia of the First World War, ada 116.516 tentara AS yang tewas dalam perang tersebut.
Catatan sejarah menunjukkan, tentara AS lebih banyak tewas dalam Perang Dunia I karena penyakit yaitu sebesar 63.114. Penyakit saat itu adalah virus flu pada 1918 atau yang dikenal dengan wabah Flu Spanyol.
Warga memindahkan jenazah korban virus corona di New York.
Warga memindahkan jenazah korban virus corona di New York. Foto: AFP/Bryan R. Smith
Saat ini AS masih terus berjibaku dengan virus corona. Dalam 24 jam terakhir pada Selasa, ada 23.351 kasus baru corona, menjadi total 2.134.973. Angka ini menjadikan AS negara terparah terdampak virus corona.
Kendati jumlahnya mencengangkan, namun pemerintah Presiden Donald Trump menyatakan akan membuka perekonomian lebih cepat. Trump sebelumnya dikritik karena lambat menangani corona dan terlibat konflik dengan pemimpin negara bagian soal lockdown.
Bahkan Trump pada Jumat mendatang tetap akan mengadakan kampanye di Tulsa, Oklahoma, yang rencananya dihadiri 20 ribu orang. Acara ini dikhawatirkan akan menjadi kluster baru penyebaran COVID-19. (Afp)