
Blitar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mulai mempersiapkan pelaksanaan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan (independen), diantaranya pengamanan ketat dari kepolisian. Karena jumlah pasangan calon independen di Pilwali Kota Blitar tahun 2020 ini ada 3 pasangan, sehingga rawan terjadi gesekan antar pendukung.
Disampaikan Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Rangga Bisma Aditya jika sesuai jadwal tahapan Pilwali Kota Blitar tahun 2020, verifikasi faktual dukungan calon perseorangan dilaksanakan pada 24 Juni - 12 Juli 2020. "Saat ini juga sudah dilakukan koordinasi dengan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Blitar," tutur Rangga, Kamis(18/6/2020).
Dijelaskan Rangga koordinasi juga terkait standar teknis pelaksanaan verifikasi faktual, tenaga tambahan dan pengamanan. Dalam pelaksanaannya nanti akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 level pertama, yaitu wajib menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. "Sementara verifikasi faktual untuk yang termasuk wilayah zona merah, petugas akan menggunakan face shield," jelasnya.
Selanjutnya untuk pengamanan, Rangga mengaku sudah berkoordinasi dengan Polres Blitar Kota. Nantinya masing-masing kelurahan akan dikawal oleh 3 personel kepolisian, untuk menghindari kendala berkaitan dengan keamanan. Pengawalan pengamanan memang lebih ketat, karean paslon perorangannya jumlahnya cukup banyak ada 3 pasangan. "Sehingga untuk mengantisipasi gesekan antar pendukung pasangan calon yang mungkin saja terjadi,” tandasnya.
Diungkapkan Rangga untuk mendukung kekuatan tenaga PPS dalam melaksanakan verifikasi faktual tersebut, KPU juga akan merekrut tenaga tambahan sebanyak 35 orang untuk diterjunkan ke masing-masing kelurahan. Guna membantu anggota PPS di Kota Blitar, yang jumlah seluruhnya 63 orang.
Adapun jumlah dokumen data dukungan, dari 3 pasangan calon perseorangan yang perlu diverifikasi faktual sebanyak 35.295 dukungan.
“Jumlah dokumen banyak, tidak mungkin 3 anggota PPS bisa menyelesaikan dalam waktu 14 hari. Sehingga PPS dan PPK akan merekrut tambahan tenaga verifikator” ungkapnya.
Ditambahkan Rangga sebagai upaya pemantapan persiapan tenaga verifikasi faktual, KPU Kota Blitar juga akan melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) 20 - 22 Juni 2020 ini pungkasnya.(ais)