
Jakarta – Nama Komisaris Jenderal (Komjen) Idham Azis yangdiusulkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo calon tunggal KepalaKepolisian Republik Indonesia (Kapolri) semakin menguat. Hal ini terlihat dari responpositif beberapa Pimpinan DPR RI, diantaranya disampaikan Wakil Ketua DPR RISufmi Dasco Ahmad.
Menurut Dasco, Idham Azis memiliki kapabilitas mumpuni untukmenjabat sebagai Kapolri. Dasco mengakui hal itu adalah pendapat pribadi bukansebagai pandangan Parlemen secara kelembagaan. “Saya enggak bisa mewakiliseluruh DPR. Tapi kalau menurut saya sosok Pak Idham Azis itu saya pikir darisegi kapasitas, angkatan, hasil kerja, menurut saya sudah memenuhi kapasitassebagai calon seorang Kapolri,” ujar Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomidan Keuangan (Korekku).
Sejak surat pengajuan usulan dari Presiden pada 22 Oktober kemarin,belum ada Anggota Dewan yang menolak usulan tersebut. Sehingga dia melihat adasinyal positif bahwa sosok usulan dari Presiden RI itu akan menjabat sebagaiKapolri menggantikan Jendral Tito Karnavian. “Apabila tidak ada satu dan lainhal di luar DPR, kemungkinan besar sampai saat ini saya belum melihat adanyapenolakan pada sosok yang dikirim oleh Presiden tersebut,” tutur Dasco.
Legislator Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)ini lebih lanjut menjelaskan, uji kepatutan dan kelayakan atau fit and propertest (F&P) terhadap Idham akan dilakukan usai susunan Pimpinan dan AnggotaKomisi III DPR RI resmi disahkan.
Dia menambahkan,nantinya anggota Komisi III DPR akan mempelajari rekam jejak. Kemudian, mempelajariapa yang sudah dilakukan dan juga mempelajari masalah-masalah apa yang akandihadapi Kapolri baru. Sebab nantinya, lanjut Dasco, kemungkinan besar F&P tidakakan jauh dari hal hal itu. (ist/ufi)