
ROMA (Lenteratoday) - Bintang sepak bola asal Prancis Paul Pogba telah dijatuhi hukuman larangan bermain sepak bola selama empat tahun oleh pengadilan anti-doping Italia. Keputusan itu setelah dinyatakan positif menggunakan testosteron pada Agustus lalu, demikian pernyataan klubnya, Juventus.
Seorang juru bicara klub mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah diberitahu tentang keputusan terhadap pemenang Piala Dunia berusia 30 tahun itu, yang telah diskors sementara pada bulan September, dikutip dari Channel News Asia, Senin (4/3/2024).
Pogba mengumumkan bahwa ia akan mengajukan banding atas keputusan tersebut, yang berisiko mengakhiri kariernya lebih cepat.
"Saya sedih, terkejut dan patah hati karena semua yang telah saya bangun dalam karier bermain profesional saya telah direnggut dari saya," dia memposting di Instagram.
Menyatakan bahwa keputusan tersebut "tidak benar", ia membantah pernah menggunakan zat-zat peningkat performa.
"Ketika saya bebas dari larangan hukum, cerita lengkapnya akan menjadi jelas, tetapi saya tidak pernah secara sadar atau sengaja mengonsumsi suplemen apa pun yang melanggar peraturan anti-doping," tegasnya.
"Sebagai konsekuensi dari keputusan yang diumumkan hari ini, saya akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga."
Larangan itu berarti Pogba tidak akan bisa bermain lagi hingga musim 2027/28, saat itu ia akan berusia 34 tahun.
Jaksa penuntut anti-doping telah menyerukan agar larangan empat tahun dijatuhkan kepada mantan gelandang Manchester United, yang dinyatakan positif setelah pertandingan pembuka Juventus di Serie A Italia melawan Udinese pada 20 Agustus 2023, di mana ia menjadi pemain pengganti yang tidak terpakai.
Perwakilan Pogba mengatakan testosteron tersebut berasal dari suplemen makanan yang diresepkan oleh dokter yang ia konsultasikan di Amerika Serikat.
Tes doping positifnya terjadi saat ia berusaha melewati musim pertama yang sulit di Juve, di mana ia berjuang dengan masalah kebugaran dan hanya tampil 10 kali, sementara ia juga absen membela Prancis di Piala Dunia di Qatar karena cedera.
Dia tampil sebagai pemain pengganti untuk Juventus pada awal musim ini sebelum dibekukan.
Sumber: Channel News Asia
Penerjemah: Lambang (mk)/Editor: widyawati