HAK angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 menampakkan tanda-tanda kelesuan. Meski Selasa (5/3/2024) terjadi aksi 'panas' demonstrasi di depan DPR RI, Senayan, Jakarta untuk mendorong Hak Angket, namun kondisi di dalam gedung relatif lebih adem. Di waktu bersamaan dengan unjuk rasa tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, PKB hingga PDI Perjuangan memang melakukan interupsi. Dalam Rapat Paripurna pembukaan masa sidang ke-13, mereka mengingatkan DPR RI untuk menggunakan hak angket menyikapi dinamika Pemilu 2024. Namun desakan dinilai loyo alias kurang bertenaga karena 'pentolan' beberapa partai tidak hadir dalam kesempatan itu. Ada dugaan Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sudah dikondisikan agar tidak hadir dalam rapat. Diketahui, Puan menghadiri Women Speakers' Summit 2024 alias Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ketua Parlemen Perempuan Dunia di bawah naungan Inter-Parliamentary Union (IPU) di Paris, Prancis. Beberapa pihak pun mulai menyuarakan pesimisme pengusutan kecurangan pesta demokrasi kali ini bakal terwujud. Hak angket, bak layu sebelum berkembang dong? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/03/06032024.pdf
[3d-flip-book id="171704" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/03/06032024.pdf">