
BEIJING (Lenteratoday) -Industri penyewaan mobil di Tiongkok mengalami pertumbuhan yang signifikan berkat meningkatnya popularitas berkendara tanpa sopir di sektor pariwisata yang sedang berkembang.
CAR Inc, penyedia layanan penyewaan mobil domestik terkemuka, telah melaporkan lonjakan pemesanan dengan lebih dari 90 persen kendaraannya disewa oleh pelanggan selama periode puncak liburan Hari Buruh (May Day) selama lima hari, yang berakhir pada hari Minggu (5/5/2024).
Permintaan yang tinggi atas penyewaan mobil mencerminkan lonjakan perjalanan selama liburan dengan sekitar 1,36 miliar perjalanan antarkota yang tercatat. Sebanyak lebih dari 80 persennya dilakukan melalui jalan darat, menurut Kementerian Transportasi Cina yang dikutip dari Xinhua pada Selasa (7/5/2024).
Data CAR Inc. juga menunjukkan adanya peningkatan minat menjelajahi destinasi yang kurang dikenal di antara para pelancong karena mereka memilih pengalaman yang tidak biasa di kota-kota kecil. Kota-kota di tingkat bawah, termasuk kota Yuyao yang indah di Provinsi Zhejiang, mendominasi daftar kota dengan tarif sewa mobil tertinggi di Cina.
Layanan penyewaan mobil sangat populer di kalangan wisatawan muda dengan lebih dari 60 persen pelanggan CAR Inc, dimana industri ini lahir setelah tahun 1990-an.
Selain itu, wisatawan muda cenderung tertarik menyewa kendaraan energi baru, karena pasokan kendaraan ini meningkat dua kali lipat selama periode liburan.
Sektor jasa telah memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Tiongkok, sebagaimana dibuktikan oleh kinerja yang luar biasa dari leasing dan layanan bisnis pada kuartal pertama tahun ini. Data resmi menunjukkan peningkatan 10,8 persen dari tahun ke tahun dalam nilai tambah sektor ini pada kuartal tersebut.
Sumber: Xinhua/Penerjemah: Yuda (mk)|Editor: Arifin BH