06 April 2025

Get In Touch

Banjir di Brasil: Korban Tewas 100 Orang, Air Terkontaminasi Penyakit

Hujan lebat telah menyebabkan banjir parah di negara paling selatan Brasil. Sejumlah fasilitas publik terendam banjir, salah satunya bandara di Porto Alegre (Reuters)
Hujan lebat telah menyebabkan banjir parah di negara paling selatan Brasil. Sejumlah fasilitas publik terendam banjir, salah satunya bandara di Porto Alegre (Reuters)

JAKARTA (Lenteratoday) -Banjir melanda Brasil selatan selama berhari-hari menimbulkan kerusakan serta membawa korban tewas yang mencapai 100 orang.

Dilansir AFP, Kamis (9/5/2024) hampir 400 kota terkena dampak bencana alam terburuk yang pernah melanda negara bagian Rio Grande do Sul itu. Ratusan orang terluka, 128 orang masih hilang dan 160.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Tim pencarian dan penyelamatan (8/5) mengevakuasi orang-orang yang terjebak di rumah mereka di ibu kota negara bagian Porto Alegre dan kota-kota lain.

Pihak berwenang mendesak masyarakat untuk tidak kembali ke daerah yang terkena dampak. Hal ini lantaran adanya kemungkinan tanah longsor dan bahaya kesehatan.

"Air yang terkontaminasi dapat menularkan penyakit," kata juru bicara pertahanan sipil Sabrina Ribas.

Konfederasi Nasional Kota mengatakan hampir 100.000 rumah telah rusak atau hancur akibat hujan dan banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara bagian tersebut, dengan kerugian diperkirakan sekitar 4,6 miliar reais (lebih dari $900 juta).

Pesawat terendam

Dari unggahan akun X alias Twitter @Dan_Stevens, terlihat sebuah pemandangan sebuah pesawat kargo yang terendam banjir saat terparkir di sebuah landasan pacu bandara di Porto Alegre, Rio Grande do Sul, Brasil pada 6 Mei 2024 lalu.

Dalam foto yang beredar, terlihat banjir di Porto Alegre ini juga berhasil mengubah lapangan pada stadion utama menjadi seperti sebuah kolam. Banjir dahsyat itu melanda beberapa kota yang ada di negara selatan Brasil.

Bandara Internasional Porto Alegre–Salgado Filho pertama kali menghentikan operasi lepas landas dan pendaratan pada hari Jumat karena hujan lebat menyebabkan banjir di ibu kota Rio Grande do Sul, di Brasil selatan. 

Bandara tersebut akhirnya tenggelam, dan terpaksa perahu digunakan untuk melakukan perpindahan antar pesawat. Bandara ini tetap ditutup tanpa batas waktu akibat banjir bersejarah tersebut, yang merupakan peristiwa air ketiga yang memecahkan rekor di wilayah tersebut.

Kondisinya mungkin tidak akan surut selama beberapa minggu. Perkiraannya adalah bandara mungkin tidak akan dibuka kembali hingga akhir bulan (*)

Editor: Arifin BH/berbagai sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.