05 April 2025

Get In Touch

Balita di Tulungagung Tewas Diduga Dicekik dan Ditindih Ayah Kandungnya

Ilustrasi kekerasan pada anak balita di Tulungagung.(foto/ist)
Ilustrasi kekerasan pada anak balita di Tulungagung.(foto/ist)

TULUNGAGUNG (Lenteratoday) - Seorang balita di Tulungagung inisial MAK yang baru berusia 3 tahun, tewas diduga dicekik dan ditindih oleh ayah kandungnya sendiri RAP (29).

Kapolsek Rejotangan, AKP Kasiyanto mengatakan balita laki-laki malang tersebut berinisial MAK, sedangkan ayah kandungnya berisial RAP. Pembunuhan itu terjadi di rumahnya, di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

"Kejadiannya tadi malam, Minggu(12/5/2024) sekitar pukul 20.30 WIB, awalnya kami menerima informasi dari perangkat desa bahwa ada dugaan pembunuhan akhirnya kami tindak lanjuti," kata AKP Kasiyanto seperti dilansir detikjatim, Senin(13/5/2024).

Dijelaskannya peristiwa itu bermula saat korban diasuh oleh ayahnya RAP di dalam rumah, sedangkan ibu korban berada di luar rumah. Belum diketahui jelas apa masalahnya, pelaku tiba-tiba mencekik korban di atas sofa ruang keluarga.

"Korban juga ditindih oleh pelaku dengan posisi tengkurap, tadi juga ada yang menyampaikan korban sempat dibekap dengan bantal tapi masih kami dalami" jelasnya.

Korban MAK sempat dilarikan ke Puskesmas Rejotangan, namun setelah diperiksa nyawanya sudah tidak tertolong.

"Saat kejadian tidak ada yang tahu, karena ibu korban berada di depan rumah dan saksi lain di dapur. Kemudian pelaku melarang keluarganya masuk ke rumah," ungkap AKP Kasiyanto.

Guna proses penyelidikan lebih lanjut, saat ini korban dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung akan diautopsi oleh tim forensik guna mengetahui penyebab pasti kematian. Sementara hingga pukul 02.30 WIB, pelaku masih diperiksa oleh polisi.

"Kalau untuk pelaku kami amankan di Polsek Rejotangan," pungkasnya.

Editor:Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.