04 April 2025

Get In Touch

Cegah Penyalahgunaan Dana Desa, Kejari Madiun Gelar Jaksa Garda Desa

Kasi Intel Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Wahyudi pada kegiatan Penerangan Hukum Program Jaksa Garda Desa di Kantor Desa Tiron, Kec/ Kab Madiun.
Kasi Intel Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Wahyudi pada kegiatan Penerangan Hukum Program Jaksa Garda Desa di Kantor Desa Tiron, Kec/ Kab Madiun.

MADIUN (Lenteratoday) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun menggelar program 'Jaksa Garda Desa' (Jaksa Jaga Desa), untuk mencegah penyalahgunaan Dana Desa dan mendekatkan diri pada masyarakat.

Seperti yang dilakukan di Kecamatan Madiun, digelar penerangan hukum dengan tema Kebijakan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2024 dan Keterbukaan Informasi Publik di Kantor di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Kamis(16/5/2024).

Kasi Intel Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Wahyudi menyampaikan kegiatan Jaksa Garda Desa di Kecamatan Madiun, dimulai dengan pemaparan materi oleh tim intelijen dan di teruskan dengan Forum Group discussion (FGD) yang dipandu mahasiswa dari UPN 'Veteran' Jatim dan UNAIR Surabaya.

"Program Jaksa Garda Desa ini menjadi penting, untuk mewujudkan penggunaan dana desa yang efektif, efisien dan tepat sasaran. Dengan demikian pembangunan desa, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu melalui program inilah APH dapat lebih dekat dengan masyarakat, guna membangun sinergi menuju desa mandiri,” terang Achmad, Jumat(17/5/2024).

Mantan Kasi Intel Kejari Sampang ini menyatakan Program Jaksa Garda Desa tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada aspek pembinaan dan pencegahan. Untuk itu, ia berharap adanya program ini dapat membangun desa yang berdaya dan mandiri, serta terhindar dari praktik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Hadir dalam kegiatan itu Kasi Intel Kejari Kabupaten Madiun, Achmad Wahyudi bersama jajaran, camat dan kepala desa seluruh Kecamatan Madiun.

Ditambahkannya sebelum di Kecamatan Madiun, Kejari Kabupaten Madiun juga sudah menggelar kegiatan serupa di Kecamatan Sawahan, Pilangkenceng, Balerejo, Wonoasri, Wungu hingga Jiwan. Selanjutnya akan digelar kegiatan serupa, pada kecamatan lainnya di Kabupaten Madiun.

Pada sesi FGD, masing-masing desa di berikan tema dan mempresentasikan pelaksanaan pembangunan di desanya. Selain itu, desa juga menyampaikan permasalahan yang ada sehingga dapat mencari solusi terbaiknya.

Reporter:Wiwiet Eko Prasetyo/Editor:Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.