
KEDIRI (Lenteratoday) - Pencapaian pendapatan Pemkot Kediri tahun anggaran (TA) 2023 melampaui target, dari setelah perubahan APBD tahun 2023 ditargetkan Rp 1.452.213.119.779,80 terealisasi Rp 1.478.072.837.267,84 atau 101,78 persen atau melebihi target Rp 25.859.717.488,4.
Sementara untuk belanja daerah dari rencana Rp 1.920.256.048.812, hanya terealisasi sebesar Rp 1.566.450.723.233,10 atau 81,58% menghemat Rp 353.805.325.578,90.
Hal itu disampaikan Pj Wali Kota Kediri, Zanariah saat penyampaian nota keuangan atas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2023, pada rapat paripurna DPRD Kota Kediri di Ruang Sidang Gedung Dewan, Kamis(13/6/2024).
Rapat paripurna ini bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Kediri, dijelaskan laporan realisasi Tahun Anggaran 2023 disusun sesuai lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020.
Beberapa yang masuk dalam sisi pendapatan daerah yakni pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer. Pada pendapatan asli daerah terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
Sementara pendapatan transfer terdiri dari transfer pemerintah pusat (Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus), transfer pemerintah pusat lainnya, serta transfer pemerintah daerah lainnya.
Susunan laporan realisasi anggaran pada sisi belanja daerah terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer. Apabila realisasi sisi pendapatan daerah yang dibandingkan dengan sisi belanja daerah maka APBD tahun 2023 secara struktur mengalami defisit sebesar Rp 88.377.885.965,26.
Di akhir penjelasan nota keuangan ini, Pj Wali Kota Kediri mengucapkan terima kasih dan mohon maaf apabila masih ada kekurangan baik narasi, substansi materi ataupun kesalahan yang bersifat redaksional.
“Selanjutnya saya serahkan sepenuhnya kepada para DPRD Kota Kediri untuk mencermati, serta memberikan saran yang bersifat konstruktif sebagai bahan masukan dan perbaikan demi penyempurnaan dan peningkatan efektivitas pelaksanaan APBD Kota Kediri,” tutupnya.
Hadir pula Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, dan anggota DPRD Kota Kediri.
Reporter:Gatot Sunarko/Editor:Ais