05 April 2025

Get In Touch

Dana Korupsi Proyek Kereta Api Diduga Ada yang Mengalir ke Menhub

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di sela event RUN HUB 2023 yang digelar di Balai Kota Surabaya, Minggu (8/10/2023) -Ant
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di sela event RUN HUB 2023 yang digelar di Balai Kota Surabaya, Minggu (8/10/2023) -Ant

JAKARTA (Lenteratoday) - Dalam keterangan para saksi di sidang perkara korupsi proyek rel kereta api Kementerian Perhubungan muncul nama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi muncul. Dalam keterangan itu, diduga Budi menerima aliran dana korupsi dari kasus itu.

Kasus rasuah proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian atau DJKA Kemenhub ini kembali mencuat setelah KPK mengumumkan tersangka baru. Tersangka tersebut adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian 1 Jawa Tengah, Yofi Oktarisza. Penetapan tersangkan dilakukan pada Kamis (13/6/2024).

Dalam kasus ini, Yofi menjadi tersangka ke-13. Meski sebagian terdakwa lain telah menerima vonis atas perbuatannya, jumlah tersangka terus bertambah. Bahkan, sejumlah nama besar turut muncul dalam keterangan para saksi, seperti Menhub Budi Karya dan Billy Haryanto alias Billy Beras.

Dikutip dari tempo, dalam persidangan Mantan Direktur Prasarana Perkeretaapian Harno Trimadi menyebutkan diduga uang dari para pengusaha yang terlibat korupsi proyek pembangunan rel kereta api dinikmati para pejabat Kementerian Perhubungan, termasuk Menhub Budi Karya. Pernyataan ini tertuang dalam salinan putusan Harno yang akhirnya divonis lima tahun penjara pada 11 Desember 2023.

Harno bersama rekannya terbukti menerima uang suap Rp 3,2 miliar dari Dion Renato Sugiarto, pengusaha pelaksana proyek rel kereta api Jawa Tengah. Di persidangan, Harno menyebutkan uang suap tersebut ikut dinikmati Menteri Budi Karya.

Selain itu, menurut Harno, uang haram itu sebagian pernah dipakai membiayai penyewaan helikopter Menteri Budi untuk kunjungan ke wilayah.

KPK telah memeriksa Budi Karya sebagai saksi pada Juli 2023. Selama 10 jam, Budi dicecar pertanyaan ihwal dugaan suap pengadaan dan pemeliharaan jalur kereta api di wilayah Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera periode 2018-2022 yang menyeret Harno, Dion, dan terdakwa lain. (*)

Sumber : Tempo | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.