04 April 2025

Get In Touch

Belasan Remaja di Blitar Terjangkit Sifilis Akibat Pergaulan Bebas

Ilustrasi pergaulan bebas
Ilustrasi pergaulan bebas

BLITAR (Lenteratoday) – Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sejak Januari hingga Mei 2024, diketahui ada sebanyak 11 remaja di Kabupaten Blitar terdeteksi terjangkit penyakit sifilis yang merupakan dampak pergaulan bebas.

Data itu menyebutkan mereka yang terjangkit penyakit berjuluk Raja Singa ini mayoritas berusia 18-19 tahun. Para penderita sifilis ini pun sudah mendapatkan penanganan medis.

“Sifilis ini disebabkan oleh hubungan seksual tanpa pengaman, di mana salah satu pasangannya sudah tertular penyakit seksual,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto, Sabtu (22/6/2024) dikutip dari beritajatim.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa sifilis merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum, yang bisa disembuhkan.

Dia menyebutkan, pada penderita sifilis ini dari pria maupun perempuan. Mereka ditemukan diantaranya dari kesadaran melakukan test saat pemeriksaan kehamilan. Test atas kesadaran sendiri karena merasa beresiko dan pemeriksaan dari petugas kesehatan karena gejala dari pasien yang mengarah ke penyakit ini.

“Penyakit ini ditularkan secara seksual seperti berganti pasangan tanpa pengaman dan juga ditularkan oleh ibu kepada janin selama kehamilan,” imbuhnya.

Dinas kesehatan berharap kesadaran masyarakat yang berisiko untuk periksa semakin tinggi, karena semakin dini diketahui maka semakin cepat ditangani. Data tahun 2023 lalu, selama setahun ada 92 orang di kabupaten Blitar positif penyakit Sifilis. (*)

Sumber : Beritajati | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.