
Blitar - Menjelang Pilbup Blitar Desember 2020 mendatang, muncul nama Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blitar Mak Rini - Sugianto yang siap menantang pasagan incumbent Rijanto - Marhaenis Urip Widodo.
Mak Rini - Sugianto merupakan pasangan dari kalangan warga nahdliyin dan partai politik (parpol). Mak Rini merupakan putri dari KH Musa Ismail, kyai sepuh NU dan salah satu pendiri PKB di Kota Blitar. Sedangkan Sugianto adalah kader muda Partai Gerindra, yang dikabarkan mendapat dukungan mayoritas PAC.
Nama Sekretaris DPC Gerindra ini juga termasuk dalam 6 nama bacabup, yang mendaftar dalam proses penjaringan. Selain itu dengan kekuatan politik 3 periode jadi anggota dewan, serta kini menjabat Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar.
Secara terpisah Sugianto ketika dikonfirmasi mengenai kabar ini mengaku hanya menindaklanjuti aspirasi dari kader dan masyarakat, yang menginginkan figur calon generasi muda. "Namun akan berpasangan dengan siapa dan dari partai apa, masih dalam proses komunikasi lintas partai," tutur Sugik sapaan Sugianto
Mengenai komunikasi dengan Mak Rini, Sugik tidak menampik jika sudah beberapa kali kontak melalui telepon. "Dengan partai lain kami juga komunikasi, termasuk dengan beberapa figur calon lainnya selain incumbent," ungkapnya.
Demikian juga dengan koalisi partai, Sugik mengatakan sedang intensif komunikasi dengan beberapa partai lain. Untuk mencukupi syarat minimal sesuai kursi parlemen yaitu 10 kursi tandasnya.
Partai Gerindra yang memiliki 6 kursi, maka hanya kurang 4 kursi lagi untuk bisa mengusung paslon sendiri. Sampai saat ini hanya PDIP dengan kekuatan 19 kursi, yang dipastikan bisa mengusung paslon sendiri. Sedangkan 8 partai lainnya, belum ada yang memutuskan membentuk koalisi diantaranya : PKB (9 kursi), PAN (7 kursi), Gerindra (6 kursi), Demokrat ( 2 kursi), Nasdem (2 kursi), PPP (1 kursi) dan PKS (1 kursi).
Sementara itu, Mak Rini ketika dikonfirmasi melalui saudara yang juga tim pemenangan, Ison mengaku belum ada keputusan final mengenai pasangan dalam Pilbup Blitar 2020 ini. "Karena kita masih menunggu rekom dari PKB, namun komunikasi dengan partai lain juga terus dilakukan," kata Ison.
Ditambahkan Ison jika keputusan koalisi, nanti akan dimusyawarahkan oleh tim setelah adanya rekomendasi dari PKB. Karena Mak Rini sebagai kader NU, tetap berharap mendapatkan rekom dari PKB pungkasnya. (ais)