04 April 2025

Get In Touch

Gandeng Komunitas Fotografi Indonesia, Bupati Sumenep Eksplorasi Potensi Pariwisata di Gili Labak

Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi di Gili Labak, Madura.
Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi di Gili Labak, Madura.

SUMENEP (Lenteratoday) - Bupati Sumenep, Achmad Fauzi terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata daerahnya dengan berbagai inisiatif strategis, terbaru dengan menghadirkan 100 fotografer yang tergabung dalam Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) se-Pulau Jawa di Gili Labak, Madura, Sabtu(20/7/2024).

Gili Labak dengan pesona alamnya yang memukau, selama ini masih menjadi surga tersembunyi bagi banyak wisatawan. Namun, dengan hadirnya KFI, Bupati Fauzi optimis bahwa keindahan pulau ini akan lebih dikenal oleh masyarakat luas baik domestik maupun mancanegara.

"Melalui kehadiran KFI di sini, kami berharap Kabupaten Sumenep terutama Gili Labak dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Pemerintah Kabupaten Sumenep siap bekerja sama dengan komunitas ini untuk memajukan sektor pariwisata," ungkap Achmad Fauzi.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menekankan bahwa dalam setiap even festival pariwisata, pihaknya selalu melibatkan komunitas sebagai salah satu upaya untuk menciptakan kerja sama dan gotong royong.

"Kita berusaha menanamkan bersama, bahwa Sumenep ini adalah milik bersama. Sehingga, saat pariwisata maju, dapat mengungkit pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Komitmen Pemkab Sumenep melibatkan komunitas dalam pembangunan pariwisata, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia meyakini bahwa dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan komunitas, Kabupaten Sumenep akan semakin dikenal dan diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Fauzi berharap kolaborasi Pemkab dengan berbagai komunitas di Sumenep dapat terus berlanjut dan semakin mampu mengungkit perekonomian di sana.

"Kami optimis dengan kolaborasi yang baik, Sumenep akan menjadi destinasi wisata yang semakin dikenal dan diminati," paparnya.

Sememtara itu, Perwakilan KFI Nasional, Ipong mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali berada di Gili Labak.

"Berada di Gili Labak ini bukanlah hal yang baru bagi kami, rasanya kami memiliki keterikatan dengan pulau ini," ujar Ipong.

Ipong mengungkapkan bahwa KFI telah mengenal dan mengeksplorasi keindahan Gili Labak sejak tahun 2013, jauh sebelum pulau tersebut dikenal luas oleh masyarakat.

"Kami memotret setiap sudut indah dari Gili Labak ini, agar masyarakat luar mengenal dan hadir di tempat ini," katanya.

Menurut Ipong, Gili Labak adalah hidden gem di Pulau Madura, yang memiliki pesona alam luar biasa.

"Harapan kami, hasil dari eksplorasi kita dapat memiliki dampak yang positif pada pariwisata dan ekonomi lokal," pungkasnya.

Reporter: Pradhita/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.