
JAKARTA (Lenteratoday) - Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Agung Budi Santoso memimpin kunjungan kerja ke RS Hermina Banyumanik, Kota Semarang. Untuk mengevaluasi peningkatan layanan, infrastruktur, dan teknologi kesehatan serta memastikan pemberian pelayanan terbaik dan pemutakhiran database peserta Jamkestama.
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa RS Hermina Banyumanik merupakan salah satu rumah sakit provider PT Asuransi Jasindo di Kota Semarang. Dimana pada 6 tahun lalu, tepatnya pada bulan April 2018, BURT yang dipimpin oleh Hasrul Azwar pernah ditinjau BURT DPR RI.
Kunjungan kali ini, kata Agung BURT DPR RI ingin mengetahui perkembangan yang telah dilakukan oleh Rumah Sakit Hermina Banyumanik dalam kurun waktu tersebut. Terutama dari segi layanan, infrastruktur dan alat kesehatan. Berikut dari sisi teknologi kesehatannya.
"Pada hari ini, BURT kembali berkunjung serta ingin mengetahui selama 6 tahun terakhir ada pengembangan apa saja yang telah dilakukan, baik dari segi layanan, infrastruktur, maupun alat kesehatan?," kata Agung dilansir laman DPR, Senin(29/7/2024).
Agung menekankan pentingnya RS Hermina Banyumanik untuk selalu memberikan pelayanan terbaik, dan memperbarui database peserta Jamkestama secara berkala. Hal ini penting untuk menghindari masalah, yang mungkin terjadi saat anggota DPR RI dan keluarganya berobat di rumah sakit ini.
"Kami pun ingin mengingatkan kembali, bahwa seluruh pihak di RS Hermina Banyumanik harus selalu memberikan pelayanan terbaik serta selalu meng-update database peserta Jamkestama agar tidak terjadi permasalahan saat ada anggota DPR beserta keluarganya yang berobat di rumah sakit ini," kata dia.
Legislator Dapil Jabar I mengingatkan bahwa peserta Jamkestama memiliki hak, untuk mendapatkan kamar tertinggi di setiap rumah sakit provider. Semua biaya pengobatan, termasuk vitamin dan obat herbal yang diresepkan oleh dokter, sepenuhnya ditanggung oleh PT Asuransi Jasindo tanpa harus menunggu proses asuransi selesai.
"Karena miskomunikasi seperti ini masih seringkali terjadi di beberapa rumah sakit provider yang lain, tapi saya harap RS Hermina Banyumanik bukan salah satunya," tutupnya.
Reporter: Sumitro/Editor: Ais