05 April 2025

Get In Touch

Sukseskan Pilkada 2024, Bawaslu Kota Kediri Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif Disabilitas

Kepala Dinsos Kota Kediri, Paulus Budi Luhur berbicara di acara sosialisasi pengawasan partisipatif penyandang disabilitas di Pilkada serentak 2024.
Kepala Dinsos Kota Kediri, Paulus Budi Luhur berbicara di acara sosialisasi pengawasan partisipatif penyandang disabilitas di Pilkada serentak 2024.

KEDIRI (Lenteratoday) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kediri memberikan edukasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, terkait pengawasan partisipatif bersama penyandang disabilitas, Selasa(13/8/2024).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Ketua Bawaslu Kota Kediri Periode 2018-2023, Mansur dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri, Paulus Budi Luhur.

“Bawaslu menghadirkan rekan-rekan disabilitas pada kegiatan hari ini, dalam rangka memberikan fasilitasi dan mengajak semua warga tanpa terkecuali untuk berpartisipasi dan ikut serta dalam mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 27 November 2024 mendatang,” ujarnya Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Kediri, Fenita Putri Cahyantari saat membuka acara.

Dikatakannya penyandang disabilitas menjadi salah satu golongan masyarakat yang harus diberikan perhatian khusus, agar saat Pilkada nanti mereka dapat berpartisipasi memberikan suara dengan tepat dan nyaman.

Fenita berharap dengan sosialisasi ini, penyandang disabilitas di Kota Kediri bisa mengerti dan memahami program-program dari Bawaslu dan mau membagikan pengetahuan yang didapatkan pada rekan dalam satu organisasi.

“Melalui forum ini kita mengajak teman-teman disabilitas untuk mau mengajak teman-teman di organisasi masing-masing agar berpartisipasi aktif memberikan suara pada 27 November 2024 mendatang di Pemilihan Kepada Daerah,” pungkasnya.

Adapun organisasi yang diundang dalam sosilisasi ini, meliputi Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan Gema Nurani. Dimana masing-masing organisasi mengirimkan 25 anggota untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Meskipun tidak semua anggota organisasi yang bisa hadir dalam sosialisasi ini, tapi mereka yang hadir akan menjadi agen of change bagi setiap organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Gatut salah satu peserta sosialisasi dari Gema Nurani menurutnya sosialisasi ini penting bagi penyandang disabilitas, agar bisa ikut berperan dalam kegiatan politik.

“Kegiatan ini sangat baik dan kita butuhkan, kita memang berharap bisa berperan dalam mensukseskan Pilkada tahun ini,” ungkapnya.

Gatut mengaku melalui forum ini, bersama penyandang disabilitas lain bisa memberikan pendapat dan saran.

“Masukan-masukan dari kita juga didengar dalam forum ini. Mudah-mudahan dapat dilaksanakan di lapangan, terutama untuk KPU sebagai penyelenggara agar teman-teman disabilitas bisa memberikan suaranya pada Pilkada serentak 2024 dengan nyaman,” ungkapnya.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.