04 April 2025

Get In Touch

Sebut Titip Renovasi Kantor pada Paslon yang Daftar, Ketua KPU Kota Kediri: Minta Maaf

Ketua KPU Kota Kediri, RezaCristian (kemeja kotak-kotak) didampingi komisioner lainnya dan Sekretaris KPU, Fani Wijayanto saat menyampaikan permintaan maaf.
Ketua KPU Kota Kediri, RezaCristian (kemeja kotak-kotak) didampingi komisioner lainnya dan Sekretaris KPU, Fani Wijayanto saat menyampaikan permintaan maaf.

KEDIRI (Lenteratoday) - Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian meminta maaf atas kegaduhan akibat salah ucap, dengan menyebutkan titip renovasi Kantor KPU Kota Kediri. Saat menerima pendaftaran pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Ferry Silviana Feronica dan Regina Nadia Suwono (FREN) pada, Kamis(29/8/2024).

Permintaan maaf tersebut disampaikan di hadapan awak media, pada acara jumpa pers evaluasi penutupan pendaftaran calon wali (cawali) dan wakil Wali (cawawali) Kota Kediri di Kantor KPU Kota Kediri, Jumat(30/8/2024).

“Dalam kesempatan ini saya secara pribadi dan teman-teman KPU Kota Kediri dengan rendah hati mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak, terutama seluruh masyarakat Kota Kediri atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang saya buat kemarin. Semua itu tidak ada maksud atau kepentingan apapun, sebagai manusia biasa pasti ada salah. Seperti saya kemarin, waktu sambutan pendaftaran,” papar Reza.

Saat pidato sambutan pendaftaran pasangan FREN, Reza sempat mengucap intinya, “Bila nanti pasangan FREN jadi saya nitip Kantor KPU bisa direnovasi untuk diperluas, mengingat ruang tempat penerimaan pendaftaran ini terlalu kecil.”

Sebenarnya tidak ada reaksi berlebihan dari pihak manapun atas pernyataan Reza tersebut, namun muncul kekhawatiran dari Reza pernyataan itu bisa memantik penilaian ketidaknetralan KPU Kota Kediri pada pasangan yang berkonstetasi pada Pilkada Kota Kediri 2024.

“Pernyataaan dengan inti yang sama juga saya sampaikan, saat menerima pendaftaran pasangan Vinanda Pramesti-Gus Qowim pada, Rabu(28/8/2024). Hanya saja waktu itu tidak terrecord dan diekspose,” kilah Reza.

Pada kesempatan itu, Reza didampingi empat komisioner lainnya dan Sekretaris KPU Kota Kediri, Fani Wijayanto menegaskan KPU akan melaksanakan Pilkada 2024 sesuai peraturan perundang-undangan. Seperti pelaksanaan Pemilu 2024 yang berjalan relatif lancar dan tidak ada masalah menonjol.

“Sekali lagi, kami terutama saya pribadi memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak terutama kepada seluruh masyarakat Kota Kediri atas kesalahan saya. Atas kejadian ini, jadi pelajaran sangat berharga bagi kami terutama saya pribadi agar dalam menjani kehidupan bisa lebih baik lagi dalam berucap demikian saya sampaikan permohonan maaf ini,” ujar Reza.

Pada kesempatan itu, Komisioner KPU KPU Kota Kediri Divisi Teknis Penyelenggaran Pemilu, Nia Sari juga menyampaikan ada perubahan jumlah TPS dari semula 401 tempat menjadi 405. Penambahan ini pada TPS lokasi khusus (Loksus), 1 TPS di Pondok Pesantran Al Amin, 1 TPS Ponpes Wali Barokah dan 2 TPS loksus di Lapas Kediri.

“Kami sudah mengajukan penambahan TPS ini ke KPU Provinsi Jatim, saat ini masih dalam proses. Ini juga sedangan dilakukan update pemilih oleh PPK, untuk mencegah kegandaan,” papar Nia Sari.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.