05 April 2025

Get In Touch

Pj Wali Kota Kediri : Membaca Dapat Membuka Cakrawala

Pj Wali Kota Zanariah (memakai kaos panjang putih) secara simbolis menyerahkan bantuan buku kepada salah satu penanggung jawabTaman Bacaan Masyarakat.
Pj Wali Kota Zanariah (memakai kaos panjang putih) secara simbolis menyerahkan bantuan buku kepada salah satu penanggung jawabTaman Bacaan Masyarakat.

KEDIRI (Lenteratoday) - Pj Wali Kota Kediri Zanariah mengatakan bahwa dengan membaca dapat membuka cakrawala. Untuk itu dia mendukung literasi 'Membaca Aku Pintar, Menulis Aku Hebat' di Perpustakaan Daerah Kota Kediri, Jumat (6/9/2024). Kegiatan ini akan berlangsung 6-8 September 2024.

Ini juga seiring dengan pepatah buku adalah jendela dunia. Tak salah bila membaca dapat mengasah kemampuan dalam berpikir kritis dan kreatif. Melalui buku dapat menjelajahi berbagai ide, perspektif, dan pengetahuan yang membuka cakrawala. Di sisi lain, menulis merupakan cara menyalurkan ide dan kreativitas serta berkontribusi pada pembangunan.

Berbagai kegiatan yang dihadirkan yakni, lomba merangkum, lomba menulis, penampilan berbagai kesenian, dan pameran karya literasi.Pj Wali Kota Zanariah mengatakan Pemkot Kediri terus berkomitmen dan berkolaborasi bersama pegiat literasi agar masyarakat lebih dekat dengan buku, seni, dan pengetahuan,

“Melalui buku dapat menjelajahi berbagai ide, perspektif, dan pengetahuan yang membuka cakrawala. Di sisi lain, menulis merupakan cara menyalurkan ide dan kreativitas serta berkontribusi pada pembangunan. Keduanya, saling melengkapi dan mengembangkan intelektual sekaligus kemampuan analiti,” ujarnya.

Zanariah bersyukur berdasar data kajian Bappeda Indeks Minat Baca Kota Kediri tahun 2024 termasuk kategori tinggi yakni 81,49. Angka ini tidak lantas membuat Pemkot Kediri kami cepat berpuas diri.

Menyinggung tema acara 'Membaca Aku Pintar, Menulis Aku Hebat', Zanariah mengungkapkan tema ini tidak hanya menjadi pengingat bahwa literasi adalah kunci membuka berbagai pintu kesempatan dan pengetahuan. Namun juga untuk menarik antusias masyarakat membaca dan menulis. Sehingga indeks minat baca Kota Kediri semakin meningkat.

"Alhamdulillah antusiasnya luar biasa dalam rangkaian acara kali ini kita akan menikmati pameran buku yang menggugah semangat, sketsa lukis yang penuh imajinasi, serta pameran animasi yang menarik dari para pegiat literasi kita,” katanya.

“Saya berharap semangat dan positif yang tercermin dari acara ini dapat terus berlanjut dan berkembang. Terlebih acara ini digelar hingga 8 September bertepatan dengan Hari Literasi Internasional," imbuh Zanariah.

Ditambahkan, berbicara tentang Hari Literasi Internasional, mengingatkan kembali bahwa literasi adalah kunci menuju pembangunan berkelanjutan. Literasi di sini bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis. Tetapi juga tentang kemampuan memahami informasi dan menggunakan pengetahuan tersebut untuk kehidupan sehari-hari.

Hari Literasi Internasional 2024 menggunakan tema 'Promoting Multilingual Education : Litercy For Mutual Understanding and Peace'. Berbagai isu yang diangkat terkait literasi multibahasa untuk mencapai perdamaian abadi, dan mengeksplorasi berbagai solusi yang memungkinkan untuk meningkatkan kebijakan hingga sistem pembelajaran seumur hidup.

"Kita semua masih memiliki tanggung jawab untuk terus melestarikan dan meneruskan semangat berliterasi ini. Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan acara ini sebagai tradisi. Tidak hanya digelar secara berkelanjutan tapi juga diterapkan di kehidupan sehari-hari," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Pj Wali Kota Kediri juga menyerahkan secara simbolis bantuan hibah buku dari Perpusnas. Dimana 1 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) mendapat 1.000 judul buku. Terdapat 5 TBM yang mendapat bantuan hibah, yakni TBM Sanggar Pustakaloka Open, TBM Al Madinah, TBM Ar Rahman, TBM Lisa, dan Perpustakaan Cahaya Ilmu.

Turut hadir, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Eko Lukmono, Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kediri Ilham Wahyu, Plt Kepala Kemenag Zamroni, Camat Mojoroto Bambang Tri, Pegiat Literasi, dan tamu undangan lain.(*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.