
SURABAYA (Lenteratoday) – Dukungan bagi pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak untuk Pilgub Jatim 2024 semakin menguat. Terbaru dari kalangan koperasi dan UMKM Jawa Timur.
Ribuan pelaku koperasi dan UMKM dari berbagai daerah yang tergabung dalam Relasi Koperasi dan UMKM Jawa Timur (Relasi Jamur) mendeklarasikan dukungannya bagi pasangan Khofifah-Emil.
"Kami melihat Ibu Khofifah selalu siap berada di garda terdepan untuk membela masyarakat, terutama pelaku koperasi dan UMKM, ketika mereka dihadapkan pada masalah-masalah besar," ujar Koordinator Relasi Jamur Jawa Timur, Slamet Sutanto, dalam keterangannya Minggu (15/9/2024). Diketahui secara resmi dekalarsi dilakukan pada Jumat (13/9/2024).
Deklarasi tersebut menandakan bahwa para pelaku usaha kecil dan menengah, serta koperasi di Jawa Timur, merasa Khofifah dan Emil adalah sosok pemimpin yang mampu melindungi dan mengembangkan ekonomi lokal, khususnya di tengah tantangan regulasi seperti Permenkop 28 Tahun 2023 yang dianggap mengancam keberlangsungan koperasi kecil di Jawa Timur.
Slamet menilai Khofifah sebagai tokoh yang menjadi harapan di saat banyak koperasi merasa khawatir terhadap dampak regulasi pemerintah yang dapat memaksa koperasi skala besar melakukan spin-off dan koperasi kecil kehilangan daya saing.
"Jangan sampai Jawa Timur dipimpin oleh orang lain selain Ibu Khofifah, karena hanya beliau yang secara konsisten memperjuangkan koperasi dan UMKM," tegasnya.
Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai asosiasi, salah satunya Asosiasi Koperasi Ritel Indonesia (Akrindo). Sekjen Akrindo, Bambang Wanuji, menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Khofifah dan Emil, koperasi dan UMKM di Jawa Timur telah mengalami perkembangan yang signifikan.
"Kami mengajak semua jaringan Akrindo untuk mendukung penuh Ibu Khofifah dan Pak Emil Dardak untuk melanjutkan kepemimpinan mereka di periode 2025-2030," terangnya.
Sebelumnya, Khofifah menyoroti peran koperasi sebagai soko guru ekonomi yang mendukung pemerataan kesejahteraan, terutama di daerah-daerah dengan ekonomi rentan. Ia berharap masukan dari pelaku koperasi dan UMKM dapat masuk ke dalam program strategis Khofifah-Emil untuk lima tahun ke depan.
"Kami diberi waktu oleh KPU hingga 21 September untuk melakukan penajaman program. Saya ingin rekomendasi dari para insan koperasi dan UMKM ini dapat masuk ke dalam rencana tersebut," jelasnya.
Reporter: Pradhita/Editor: widyawati