KPU Kabupaten Blitar Diduga Memihak, Tampilkan Lagu Merujuk Salah Satu Paslon saat Undian Nomor Urut

BLITAR (Lenteratoday) - Pihak KPU Kabupaten Blitar diduga memihak, karena menampilkan lagu identik dengan akronim yang merujuk salah satu pasangan calon (paslon) pada Pilkada 2024.
Bahkan Bawaslu Kabupaten Blitar yang hadir pada acara itu langsung menghentikan pemutaran lagu tersebut.
Hal kni terjadi pada saat pelaksanaan tahapan pengundian nomor urut paslon cabup dan cawabup Blitar pada Pilkada 2024, oleh KPU Kabupaten Blitar di salah satu hotel di Kota Blitar, Senin(23/9/2024) siang.
Diketahui, sesuai hasil pengundian, paslon Rijanto-Beky Herdihansah mendapat nomor urut 1 dan petahana Bupati Blitar, Rini Syarifah - Abdul Ghoni mendapat nomor 2.
Setelah proses pengundian, dinyanyikan lagu-lagu oleh band musik sebagai hiburan. Tiba-tiba lagu berjudul "Ini Rindu" yang populer dinyanyikan oleh Farid Hardja dilantunkan. Padahal Rindu adalah akronim dari salah satu paslon yakni Rini Syarifah- Abdul Ghoni.
Bahkan Cabup Rini Syarifah, terlihat bersemangat berjoget mengikuti alunan lagu yang menyebutkan kata 'Rindu'.
Beberapa orang yang hadir pada acara tersebut, terlihat kaget mendengar lagu ini diputar. Terutama tim dari paslon nomor 1 sempat ada yang protes, hingga akhirnya dihentikan pemutaran lagunya.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua KPU Kabupaten Blitar, Sugino mengatakan kalau dinyanyikanya lagu "Ini Rindu" tersebut adalah spontanitas.
Padahal secara teknis, pihak EO kecil kemungkinan memutar lagu tanpa persetujuan KPU.
Ketika ditanya lebih lanjut, bagimana bisa lagu yang identik merujuk salah satu paslon dinyanyikan? Sugino tidak menjawab lagi, pertanyaan media melalui WA Group.
Secara terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar, Nur Ida Fitria menegaskan langsunh menghentikan penampilan band yang menyanyikan lagu tersebut.
"Bawaslu Kabupaten Blitar juga telah memberikan teguran langsung secara lisan, kepada Ketua KPU Kabupaten Blitar Sugino pada saat itu juga," tegas Ida.
Reporter: Arief Sukaputra/Editor: widyawati