
SURABAYA (Lenteratoday) - Pada 25 September mendatang, pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji (ErJi) akan melakukan kampanye perdana dalam dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Meski melawan kotak kososng, 18 partai politik (parpol) se-Surabaya, tak terkcuali Partai Golkar akan tetap maksimal melakukan sosialisasi.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni mengatakan, jika seluruh partai politik memiliki kewajiban yang sama untuk mampu meyakinkan masyarakat datang ke TPS, menggunakan hak pilihnya agar memilih Eri-Armuji sebagai calon walikota dan wakil walikota Surabaya dalam Pilwali 2024.
"Wilayah mana yang digarap oleh partai A, wilayah mana yang digrap partai B, dan wilayah mana yang digarap partai C, itu akan diatur untuk menghindari tumpang tindih dalam kerja pemenangan Eri-Armuji," kata Fathoni ketika ditemui di Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (23/9/2024).
Lebih lanjut dijelaskan terkait blue print pemenangan ErJi secara umum akan digodok oleh tim pemenangan yang sudah diberikan surat keputusan oleh paslon. Dimana blue print tersebut berangkat dari masukan-masukan ketua partai yang duduk sebagai dewan pengarah di struktur tim itu.
"Nah, dalam rumusan blue print pemenangan harus memperhatikan karakteristik masing-masing partai dalam menyenangkan hati masyarakat, termasuk di dalamnya juga diatur pola pembagian wilayah tadi," jelasnya.
Tak hanya itu, Fathoni juga menuturkan, jika kewajiban partai politik pada 27 November mendatang tidak hanya bicara Pilwali Surabaya saja. Melainkan juga Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur yang berlangsung saat Pilkada serentak.
Untuk itu, pihaknya berkomitmen mengkampanyekan paslon yang didukung partai berlambang Pohon Beringin tersebut, tak terkecuali Eri-Armuji.
"Yang pasti ErJi sudah punya komitmen untuk mendatangi setiap kegiatan kampanye yang diinisiasi parpol. Dan di parpol itu kan juga ada relawan-relawan yang mengkampanyekan Mas Eri. Nah bagi tugas tim ini sangat penting, di samping memang ketua partai, sekretaris, bendahara dan anggota fraksi jadi juru bicara kampanye pemenengan paslon ErJi," tukasnya.
Reporter: Amanah / Co-Editor: Nei-Dya