04 April 2025

Get In Touch

Mau Dibawa Kemana IKA UPN 'Veteran' Jawa Timur?

Mau Dibawa Kemana IKA UPN 'Veteran' Jawa Timur?

Oleh:Ir. LA MEMA PARANDY, S.T., M.M.

RELEVANSI sebuah organisasi sesungguhnya adalah alat perjuangan bagi kepentingan individu yang berkelompok (berorganisasi). Terkadang, membedakannya kembali tergantung pada niat masing-masing individu di dalam kelompok atau organisasi.

Sebagai contoh, Organisasi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UPN "Veteran" Jawa Timur. Kepentingan organisasi sesuai dengan tujuan, asas, dan nilai manfaat. Semua ini tertulis secara resmi dalam visi dan misi, kemudian digambarkan dan direalisasikan menjadi tindakan atau program kerja.

Sebagai ilustrasi, mari kita sama-sama menerima fakta bahwa sebagai individu yang berorganisasi, kita perlu mengkaji di mana letak kepentingan itu. Maksudnya adalah kepentingan individu yang dibungkus dalam kepentingan organisasi. Jika ada hajat dengan kepentingan umum yang sangat mendesak, organisasi akan memberikan ruang eksistensi bagi masing-masing individu dalam organisasi tersebut. Inilah ujian bagi individu yang berorganisasi untuk melihat peluang dan harapan mereka. Secara individu, konsep eksistensi itu akan membawa pada tindakan dan kontribusi. Di sinilah letak organisasi, yang tentu akan meningkat secara tidak langsung karena individu yang berorganisasi melibatkan diri. Maka, organisasi yang dipimpin atau diikuti akan terbawa secara sukarela.

Di sini kita mudah terjebak antara kepentingan individu atau individu yang berorganisasi dengan kewajiban dan tanggung jawab sebagai pimpinan atau pengurus dalam organisasi tersebut. Kita perlu menimbang dan memberikan sikap yang serius, baik sebagai individu maupun sebagai individu yang berorganisasi di tempat kita berkiprah. Ada pilihan yang akan memberikan sentuhan sekaligus keinginan untuk menciptakan kesempatan dan peluang. Bagaimana posisi individu tadi? Kemudian, bagaimana posisi individu yang berorganisasi?

Poin Penting Pertama: maka seharusnya, hubungan antara IKA UPN dan UPN "Veteran" Jawa Timur harus didasarkan pada prinsip saling menghormati dan mendukung. Dengan memperkuat aspek legal formal dan memahami relasi kuasa serta kepentingan, kedua belah pihak dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan manfaat bagi alumni serta masyarakat luas.

Sikap Organisasi IKA UPN "Veteran" Jawa Timur terhadap Hajatan Publik

Dalam menyikapi hajatan publik, seperti dinamika eksternal kepentingan umum yang berkaitan dengan kepentingan bangsa dan negara, IKA UPN "Veteran" Jawa Timur seharusnya mengambil sikap yang proaktif dan responsif. Organisasi ini perlu berperan aktif dalam memberikan kontribusi positif terhadap isu-isu yang dihadapi masyarakat, termasuk dalam konteks politik seperti PILKADA dan PILGUB Serentak tahun 2024 di Provinsi Jawa Timur.

1. Keterlibatan dalam Proses Demokrasi
IKA UPN dapat mendorong anggotanya untuk terlibat dalam proses demokrasi, baik sebagai pemilih yang aktif maupun sebagai pengamat yang kritis. Dengan memberikan edukasi kepada alumni dan masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu, organisasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran politik di kalangan alumni dan masyarakat luas.

2. Dukungan terhadap Calon yang Berintegritas
Organisasi juga dapat mengambil sikap untuk mendukung calon pemimpin yang memiliki integritas dan visi yang sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung oleh IKA UPN. Ini bisa dilakukan melalui forum diskusi, seminar, atau kegiatan lain yang mengedukasi masyarakat tentang calon-calon yang ada.

Sikap Individu dalam Organisasi IKA UPN Di sisi lain, individu yang berorganisasi di IKA UPN juga memiliki peran penting dalam menyikapi situasi ini. Secara pribadi, mereka dapat memberikan sikap keberpihakan yang sukarela dan rela, meskipun hal ini bersifat non-organisatoris.

1. Keberpihakan Pribadi
Setiap individu dapat memilih untuk mendukung calon atau kebijakan tertentu berdasarkan keyakinan pribadi mereka. Ini adalah hak setiap anggota untuk mengekspresikan pendapat dan pilihan mereka, baik di dalam maupun di luar konteks organisasi.

2. Memisahkan Kepentingan Pribadi dan Organisasi
Meskipun individu memiliki hak untuk bersikap, penting bagi mereka untuk memisahkan kepentingan pribadi dari kepentingan organisasi. Dalam hal ini, individu harus memastikan bahwa dukungan mereka tidak menciptakan konflik kepentingan yang dapat merugikan reputasi IKA UPN.

3. Mendorong Diskusi Terbuka
Individu juga dapat berperan dalam mendorong diskusi terbuka di dalam organisasi mengenai isu-isu politik dan sosial yang relevan. Dengan berbagi pandangan dan pengalaman, anggota dapat saling belajar dan memperkuat posisi organisasi dalam konteks yang lebih luas.

Poin Penting Kedua: secara keseluruhan, IKA UPN "Veteran" Jawa Timur dan individu yang berorganisasi di dalamnya harus saling mendukung dalam menyikapi hajatan publik. Dengan mengambil sikap yang proaktif dan responsif, baik sebagai organisasi maupun individu, mereka dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi kepentingan bangsa dan negara, terutama dalam konteks Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) dan (PILGUB) Serentak tahun 2024 Khususnya di Jawa Timur dan secara Umum di seluruh Wilayah Indonesia.

Beberapa langkah-langkah tersebut di atas harapannya IKA UPN "Veteran" Jawa Timur dapat mengelola dinamika internal dengan baik, menjaga netralitas politik, dan memperkuat eksistensinya sebagai organisasi alumni yang profesional dan terhormat dengan mengedepankan diskusi yang adil, kesadaran kolektif, komitmen pribadi, kebijaksanaan dan saling koreksi.

*Penulis adalah Pengurus IKA UPN "Veteran" Jawa Timur sekaligus Mahasiswa Program Doktoral Agribisnis UPN "Veteran" Jawa Timur.

Share:

Punya insight tentang peristiwa terkini?

Jadikan tulisan Anda inspirasi untuk yang lain!
Klik disini untuk memulai!

Mulai Menulis
Lentera Today.
Lentera Today.