05 April 2025

Get In Touch

Bisa Kurangi Macet di Jalan BroSem Malang, Rekayasa Lalin Jalan Buring Bakal Dipatenkan

Banner sosialisasi uji coba dua arah di Jalan BS Riadi menuju Jalan Buring. (Santi/Lenteratoday)
Banner sosialisasi uji coba dua arah di Jalan BS Riadi menuju Jalan Buring. (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) – Rekayasa lalu lintas di Jalan Buring, Kecamatan Klojen bakal dipatenkan usai menunjukkan hasil yang efektif. Uji coba yang telah berlangsung selama hampir dua bulan ini dinilai mampu mengurangi kepadatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Bromo-Semeru (BroSem).

"Hasilnya sementara ini kalau yang Jalan Buring-BS Riadi akan segera kami patenkan. Di evaluasi kedua nanti kalau memang tidak ada perubahan, akan segera kami patenkan. Sekarang kan uji coba sudah berjalan hampir 2 bulan," ujar
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Muhammad Anis Januar, Senin (30/9/2024).

Anis menambahkan, meskipun ada penurunan kinerja di satu ruas jalan yakni Jalan BS Riadi mengarah ke Jalan Buring, namun rekayasa tersebut justru berhasil meningkatkan kinerja lalu lintas di sejumlah ruas jalan lain. Yaitu di Jalan Bromo-Semeru (Brosem), Jalan Basuki Rahmat Utara, dan Jalan Bromo.

Menurutnya, hal ini dikarenakan kendaraan yang biasanya harus melewati Jalan Basuki Rahmat atau Jalan Semeru untuk menuju kawasan Jalan Ijen di sebelah barat, kini dapat langsung memanfaatkan Jalan Buring melalui Jalan BS Riadi.

"Jadi, peningkatan kinerja lalu lintas itu kapasitas jalan dibanding volume kendaraan. Nah kendaraan yang melewati jalan tersebut menurun, sementara kapasitas jalan tetap besar. Jadi kecepatan kendaraan akan semakin meningkat karena jalan menjadi lebih longgar," jelasnya.

Namun demikian, Anis menekankan penurunan kinerja di Jalan Buring-BS Riadi diidentikkan dengan perubahan dari satu arah menjadi dua arah, yang menyebabkan peningkatan penggunaan jalan tersebut. "Kan begini, jalan yang sebelumnya satu arah menjadi dua arah, jadi wajar jika terlihat macet di awal-awal penerapan rekayasa lalu lintas ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anis menjelaskan pihaknya masih terus memantau hasil uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Buring-BS Riadi yang telah berjalan hampir dua bulan ini. Jika hasil evaluasi kedua nanti menunjukkan tidak ada perubahan signifikan, sambungnya, maka Dishub akan mematenkan rekayasa tersebut.

"Kalau dipatenkan maka akan diganti menjadi pembatas yang mungkin dari beton. Nanti kapan dipatenkannya tergantung hasil evaluasi dari forum LLAJ," tukasnya.

Reporter: Santi Wahyu/Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.