06 April 2025

Get In Touch

Luluk-Lukman Tetap Optimis Menang Pilgub Jatim Meski Elektabilitas Rendah

Cagub Jatim, Luluk Nur Hamidah.
Cagub Jatim, Luluk Nur Hamidah.

SURABAYA (Lenteratoday) - Meskipun hasil survei terbaru menunjukkan bahwa pasangan calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim, masih tertinggal jauh dibandingkan dua pasangan lainnya, Luluk tidak terlihat gentar dan tetap optimis menang.

Survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia dan Poltracking Indonesia menempatkan Luluk pada posisi terbawah dengan elektabilitas masing-masing 2,2% dan 1,8%. Namun, alih-alih tertekan, Luluk justru menganggap hasil survei ini sebagai pendorong untuk semakin memperkuat strategi pemenangan.

“Kami tidak terkejut dengan hasil survei ini. Ini adalah bagian dari dinamika politik. Bagi kami, hasil ini justru memotivasi untuk bekerja lebih keras dan fokus meningkatkan kinerja mesin partai,” ujar Luluk usai melakukan ziarah ke makam KH Hasan Gipo, Ketua Umum PBNU pertama, di kompleks makam Sunan Ampel, Surabaya, Senin (30/9/2024) malam

Politisi PKB tersebut menekankan bahwa wilayah Jawa Timur, dengan 38 kabupaten/kota, merupakan daerah yang sangat luas dan membutuhkan waktu serta upaya besar untuk meraih dukungan penuh dari masyarakat. Oleh karena itu, Luluk dan Lukmanul Khakim terus berfokus pada pendekatan berbasis wilayah serta memperkuat koordinasi di internal partai.

“Kami sadar ini adalah wilayah yang luas dan penuh tantangan. Namun, PKB sebagai pengusung kami sudah memobilisasi seluruh struktur partai hingga tingkat akar rumput,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam setiap kampanyenya, Luluk lebih memilih untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat daripada hanya berfokus pada hasil survei. Dia meyakini bahwa pendekatan lapangan yang langsung mendengarkan uneg-uneg warga akan lebih efektif untuk meraih simpati publik.

"Kami lebih banyak mendengar dan belajar dari masyarakat. Banyak masukan yang kami terima menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki strategi. Kami percaya, dengan mendengar dan merespon apa yang dibutuhkan rakyat, kami akan mendapat dukungan yang lebih kuat dari waktu ke waktu," tuturnya.

"Kami lebih memilih mempelajari kekuatan rival daripada terlalu fokus pada hasil sementara,” imbuhnya.

Selain itu, Luluk menyebutkan bahwa PKB sudah memulai langkah konkret dengan menggerakkan mesin partai di seluruh wilayah Jawa Timur, dari tingkat provinsi hingga desa-desa.

“Kami memanaskan mesin partai. Semua kader, termasuk fraksi-fraksi di DPRD, sudah turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan visi-misi kami. Perjuangan ini belum selesai, dan kami akan terus bergerak hingga hari pencoblosan,” tegasnya.

Menurutnya, dengan dukungan penuh dari PKB dan para simpatisannya, ia yakin bahwa elektabilitasnya akan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan ke depan. “Ini baru permulaan. Kami optimis bahwa dukungan masyarakat akan terus bertumbuh,” ujarnya.

Diketahui, Hasil survei yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia dan Poltracking Indonesia menempatkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di posisi teratas dengan elektabilitas di atas 57%. Pasangan Tri Rismaharini-Gus Hans mengikuti di urutan kedua dengan elektabilitas 22%. Sementara itu, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim berada di posisi paling bawah, dengan masing-masing 2,2% dan 1,8%. (*)

Reporter: Pradhita | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.