
JOMBANG (Lenteratoday) – Cawagub Jatim Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) menanggapi santai terkait hasil survei elektabilitas yang menyebut pasangan Cagub-Cawagub Tri Rismaharani-Gus Hans masih tertinggal dari duet Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.
Menurutnya, hasil survei tersebut justru sangat bagus. "Ini menunjukkan kerja 10 hari sama dengan orang sudah kerja lima tahun," ujar Gus Hans.
Respons itu dilontarkan Gus Hans di sela peresmian posko pemenangan pasangan cagub-cawagub Jatim nomor urut 3 Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans) di Jl Brawijaya, Kecamatan Peterongan, Jombang, Rabu (2/10/2024).
Dikatakan, di sisa waktu yang ada pada masa kampanye ini, ia akan terus turun ke bawah untuk menyapa masyarakat.
"Ya kita turun ke lapangan, tidak ada strategi lain selain turun dan menyapa masyarakat, itu yang harus dilakukan dan itu kunci," tutur Gus Hans yang asli Jombang ini.
Diketahui, lembaga survei Poltracking Indonesia belum lama ini merilis hasil survei elektabilitas tiga pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang akan berkontestasi di Pilkada Serentak Jawa Timur 2024.
Dari hasil survei elektabilitas dengan simulasi surat suara, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai calon petahana unggul jauh di angka 57,3 persen.
Lalu disusul pasangan calon Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans mencapai 22,7 persen. Sedangkan Luluk Nurhamidah dan Lukmanul Khakim dengan angka 2,2 persen.
Meski begitu, menurut Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, elektabilitas ketiga paslon ini masih bisa berubah sebelum hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 pada 27 November mendatang.
Sebab jumlah undiceded voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan kepada tiga paslon masih cukup besar, yakni 17,8 persen.
Peresmian posko pemenangan pasangan cagub-cawagub Jatim nomor urut 3 Risma-Gus Hans ditandai dengan pemotongan pita merah dan tumpengan.
Sedangkan doa dibacakan oleh Ketua Majelis Pengasuh PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso Peterongan Jombang KH Cholil Dahlan.
Selain warga sekitar, peresmian tersebut juga dihadiri simpul-simpul masyarakat. Juga para alumni PPDU Jombang. Pasalnya, yang menginisiasi pendirian posko pemenangan itu adalah alumni pesantren Darul Ulum.
Oleh sebab itu, posko yang berada di tepi jalan nasional tersebut diberi nama 'Posko Gerakan Alumni untuk Risma-Gus Hans'.
"Hanya ini yang bisa kita berikan kepada guru kita Gus Hans yang maju sebagai Cawagub Jatim. Kami para alumni memberikan dukungan konkret," kata Nanang, perwakilan alumni dalam sambutannya.
Nanang juga memberikan apresiasi lima program prioritas dari pasangan Risma-Gus Hans. Di antaranya; pemerintahan gercep dan antikorupsi; ekonomi melenting, serta kemiskinan rontok.
Selain itu, Pendidikan dan Kesehatan gratis, infrastuktur berkualitas, terkoneksi dan ramah lingkungan, serta masyarakat maju sejahtera dan berbudaya. "Para alumni silakan mempir di posko ini. Kami terbuka," lanjutnya.
Cawagub Gus Hans mengucapkan terima kasih atas diresmikannya posko tersebut. Menurut Gus Hans, posko tersebut murni lahir dari bawah. Artinya, para alumni Darul Ulum yang memiliki inisiatif tersebut.
"Alhamdulillah ini murni dari masyarakat. Dari relawan, komunitas. Ini membuat saya terharu. Saya benar-benar tidak intervensi. Ini tumbuh dari masyarakat. Dari alumni dan dari komunitas lainnya," kata Gus Hans, yang tidak disertai Risma. (*)
Reporter : Sutono | Editor : Lutfiyu Handi