
JOMBANG (Lenteratoday) – Viral rekaman video CCTV berisi gerombolan geng motor membawa pedang menyerang warga, di tepi jalan Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.
Gerombolan pemuda yang menggunakan setidaknya tiga motor itu, juga sempat merampas sepeda motor Vario yang ditinggal pemilik saat menyelamatkan diri dari serangan geng motor.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas membenarkan rekaman geng motor yang serang warga dan viral di medsos tersebut, terjadi di wilayah hukum Polsek Mojoagung tepatnya di Desa Gambiran.
"Berdasarkan laporan, kejadiannya Rabu, 2 Oktober 2024 dini hari sekitar pukul 00.15 WIB," kata Kompol Yogas, Sabtu(5/10/2024).
Yogas melanjutkan kejadian bermula ketika pada dinihari, ada beberapa orang duduk-duduk di depan sebuah warung yang sudah tutup.
Kemudian, sambung Yogas melintas tiga motor masing-masing berboncengan tiga orang di jalan raya Gambiran. Para pemuda yang melintas ini kemudian berhenti dan melempari batu ke arah pemuda yang duduk-duduk tadi.
"Setelah terjadi reaksi dari yang dilempar, salah satu pemuda yang berboncengan tiga tadi mengacungkan sajam jenis pedang," kata Yogas.
Beberapa warga yang duduk tadi, sambung Yogas, spontan menyelamatkan diri dengan lari. Bahkan ada yang meninggalkan motor Honda Vario dengan kunci masih menempel di motor.
“Melihat itu, salah satu pelaku membawa kabur motor Vario putih yang ditinggal pemiliknya tersebut," kata Yogas.
Motor korban akhirnya ditemukan di tempat parkir masjid Dusun Pandean, Desa Miagan, Mojoagung.
"Kami berhasil menemukan motor yang dibawa pelaku karena motor tersebut ada GPS-nya. Kami lacak berdasarkan GPS tadi, ternyata ditemukan di tempat parkir masjid tadi, dan kuncinya sudah dibuang," jelas Yogas.
Dikatakan Yogas dua orang sudah menyampaikan laporan, tidak ada korban luka maupun jiwa.
“Sekarang kami masih melakukan penyelidikan, kami juga mendalami kasusnya, mempelajari CCTV yang ada di sekitar lokasi, guna mengungkap kasus ini,” pungkas Yogas.
Reporter: Sutono/Editor: Ais